IMG_2571

#TheAGoTo 05: Fanpekka

Yes we know, Fanpekka isn’t a new indoor playground, tapi kami selalu senang tiap ke sana. Sudah 3 kali nih kami ke sana; pertama hanya Une sendiri, kedua Une & Ayra, dan yang ketiga Ayra sendiri. Satu hal yang buat saya seneeeng banget ke sana ― well this one is personal ― I love everything about Finland! One of my bucket list is going there. Makanya, rasanya seneeeng banget kalau ngajak anak-anak ke Fanpekka. Hehehehe.

 

When we came…

Fanpekka ini terletak di lantai 3 AEON Jakarta Garden City, selantai dengan area food court. Besaaar sekali tempatnya dan sangat eye catching! Anak-anak pasti langsung kepingin masuk ke sana, hahaha.. Makanya kalau lagi tanggal tua atau kantong cekak better jangan dekat-dekat area ini 😛

Kali pertama kami ke sana dulu, kebetulan waktu itu ada acara playdate ke sana, jadi tiket masuk yang dipakai pun harga rombongan. Nah waktu beberapa minggu lalu kami ke sana, jujur saya agak shock lihat harga tiket masuknya. Untuk weekday: Rp 170.000 & weekend: Rp 230.000, but the kids allow to play the whole day! Untuk pendamping: Rp 45.000/orang. Akhirnya saya iseng cek via aplikasi Traveloka, jreng jreeeng… Harga tiketnya hanya Rp 115.000! Gileee jauh banget bedanya.. Saya coba tanya dulu sama petugas Fanpekka-nya, jujur takut ternyata nggak bisa di-redeem. Ternyata bisa dan memang segitu harga tiket kalau via Traveloka! Mantap! Saya langsung beli tiket buat anak-anak (sayangnya untuk pendamping tetap harus beli di kasir Fanpekka dengan harga yang tertera di atas). Nah, saya nggak gitu notice untuk anak di bawah 1 tahun sudah kena tiket masuk atau tidak, tapi Ayra (usia 1 tahun 8 bulan) sudah kena tiket masuk. Jangan lupa untuk anak dan pendamping wajib bawa kaos kaki ya kalo ke sana! 😀

Oh ya, di Fanpekka ini setiap anak akan dapat 1 buah passport Fanpekka yang perlu dibawa kalau mau main ke sana. Jadi setiap satu kali bermain, anak akan dapat satu kali stempel. Jika sudah terisi penuh stempelnya maka bisa ditukarkan dengan gratis bermain di Fanpekka. Gimana kalau lupa atau nggak bawa? Nggak apa-apa, nanti bakal dikasih passport baru. Dan asyiknya, stempel di passport baru bisa diakumulasikan dengan stempel di passport lama, tinggal bawa aja passport-nya dua-duanya dan kasih ke kasir Fanpekka.

 

Our play time…

Selain karena tempat main ini hasil kerjasama dengan kedutaan besar Finland, yang bikin saya suka lagi: tempatnya luas banget, terang, bersih, dan banyak permainan yang tidak ada di playground lainnya. Di sini, ada 6 area bermain: ada kastil dan perosotannya yang tinggiii itu, ada permainan roleplay, ada permainan bangun ruang, ada toys corner (main pasir, main magnet, mini library), sampai ada workshop juga! Di jam-jam tertentu akan ada Tonttu (maskot Fanpekka) yang akan mengajak anak-anak menari dan menyanyi. Nggak heran kalau anak-anak betah main seharian di sini! 😀

Satu hal lain yang bikin saya senang dengan Fanpekka, di sana ditawarkan berbagai macam permainan untuk anak-anak dengan range usia yang luas. Karena beberapa kali saya ke tempat main anak, ada yang terkesan “mengkhususkan” bagi anak 2 tahun ke atas, sehingga untuk anak-anak usia 1-2 tahun cenderung sedikit pilihan permainannya. Atau ada juga yang khusus 3 tahun ke bawah, untuk anak-anak seusia Une jadi mati gaya. Berhubung anak saya ada 2 dan perbedaan usianya cukup jauh (5 tahun), jadi preferensi permainan yang mereka pilih pun lumayan “beda”. Kalau Une (6 tahun 8 bulan) seneng main perosotan, wall climbing, dan flying fox. Sedangkan Ayra, lebih seneng main di area toys corner & roleplay. Tapi karena mainnya harus bareng-bareng (saya nggak mau ngelepas Abang main sendiri begitu aja, tetap butuh pengawasan dari saya atau tetehnya anak-anak), jadilah mereka bermain gantian. Une dulu nemenin Ayra main, baru deh giliran Ayra nemenin Une. So far so good, anak-anak hepi.

Oh ya, di dalam Fanpekka ini boleh membawa makanan lho (ada area khusus untuk makan) dan sudah dilengkapi toilet anak. Hanya saja, menurut saya kurang di nursery room. Saya masih menyusui Ayra, jadi perlu keluar Fanpekka dulu dan cari nursery room. Padahal enaknya sih kalo di dalam Fanpekka juga ada, hehehe.

Untuk petugasnya, menurut saya ada lumayan banyak dan kooperatif ya dengan anak-anak yang lagi main (khususnya di area permainan yang tinggi-tinggi seperti perosotan dan flying fox). Dari pengalaman tiga kali ke sana, petugas benar-benar ngelihatin anak-anak yang lagi main dan ngingetin kalau ada anak-anak yang tidak menyilangkan tangan saat merosot. Kalau di area roleplay, jujur kurang menurut saya. Entah memang petugasnya sedikit di area ini atau memang nggak ada.

Well, menurut saya pribadi dengan harga tiket masuk (seperti yang sudah diuraikan di atas) cocok dengan apa yang ditawarkan tempat bermain ini, dan toh anak-anak bisa main seharian di sana tanpa adanya batasan waktu. Will we come back? For sure! Cobain deeeh!

 

Why we love this place?

  • Tempatnya luas banget, terang, dan bersih
  • Permainannya pun bervariasi untuk anak-anak dengan range usia yang luas, jadi nggak cuma Abang yang puas main tapi Adik pun puas. Dan ada beberapa permainan yang nggak ada di semua playground.
  • It’s all about Finland, you can feel the new vibes once you’re there! 😀

 

Our tips

  • Beli tiketnya di Traveloka aja, lebih murah!
  • Jangan lupa bawa kaos kaki
  • Sebisa mungkin anak sudah makan dulu, biar puas mainnya hehehe
  • We prefer to play on the weekdays karena nggak terlalu ramai. Kalau mau main di weekend better datang lebih pagi aja (sebelum jam makan siang).
  • Walaupun memang aman, sebaiknya orangtua tetap menemani anak saat bermain di sana ya 🙂

 

IMG_2555

IMG_2559

IMG_2557

IMG_2553

IMG_2566

IMG_2560

IMG_2565

IMG_2563

IMG_2564

IMG_2570

IMG_2567

IMG_2562

IMG_2561

IMG_2569

IMG_2554

IMG_2568

IMG_2558

 

 


Naaah, selain Fanpekka, di AEON Jakarta Garden City ini ada banyaaak banget permainan lainnya. Salah satunya ada ferris wheel dan ini seruuu banget! Tapi saya lupa berapa harga tiketnya, seinget saya around Rp 200.000-an untuk 3 dewasa dan 2 anak. Saran saya kalau mau naik ini better di malam hari, baguuus banget view-nya! Bagi yang takut ketinggian, tenang, ini aman kok. Denger-denger katanya material yang digunakan anti-gempa dan durasi ferris wheel-nya juga nggak lama kok cuma kurang-lebih 13 menit dari mulai naik sampai turun lagi. Seruuu! 😉

Thank you for reading! We hope our review can help you to choose what to do this weekend. Semoga pilihannya jatuh ke Fanpekka ya! 😀

 

 

 

 

Always Love,

Aninda — The-A-Family

 

2,001 total views, 1 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

2,002 total views, 2 views today

Other posts

Leave a Reply