image1(6)

Parenting: Perkembangan Bahasa Ayra (15 bulan) + GIVEAWAY!

Hari ini pingin cerita tentang perkembangan bahasanya Ayra, ah.. Karena ternyata banyak temen-temen followers sesama buibu yang anaknya seusia dengan Ayra, jadi mungkin aku bisa sekalian share di sini yaa.. Supaya ilmu psikologi anak usia dini-ku juga kepake, ehehehe 😀

 

Dalam perkembangan bahasa pada anak 1 tahun ke atas (sudah bukan bayi lagi ya disebutnya), ada beberapa hal yang menjadi acuan:

  1. Anak mampu menggunakan gestur sebagai cara berkomunikasi – jelas, anak usia 1 tahun belum bisa bicara dengan lancar, nah salah satu cara yang bisa mereka lakukan adalah dengan gestur. Misalnya: menunjuk gelas – artinya: minta minum, mengangkat tangan – artinya: minta digendong, menutup muka ketika ada yang menggoda – artinya: malu, menarik baju ibunya – artinya: minta nenen, and so on. Pokoknya gestur ini berarti banget deh buat anak-anak di umur ini. Oh ya, bermain gestur dengan anak bisa menambah koleksi kota kata mereka lho! What should parents do? Mengamati dan memperhatikan apa sih yang sebenarnya mau anak utarakan, lalu membantu anak untuk memperoleh keinginannya sambil membahasakan keinginan anak. Misalnya: “Adik nunjuk-nunjuk gelas mau minum? Adik haus yaa.. Oh, Adik minta minum, Ibuuu..” Begituw 😀
  2. Anak mampu memahami receptive vocabulary – dalam dunia perkembangan bahasa anak, terdapat dua hal yang menjadi akar utama: receptive vocabulary dan expressive vocabulary. Apakah itu? Receptive vocabulary adalah kemampuan untuk memahami makna dari suatu kata/kalimat, sedangkan expressive vocabulary adalah kemampuan untuk berbicara sesuai makna. Umumnya, receptive vocabulary anak-anak di usia ini sudah mulai terbentuk. Mereka mampu mengerti apa yang dikatakan orang lain, tapi belum cukup mampu untuk membalas dengan berbicara. Receptive vocabulary ini biasanya akan ‘ajeg’ ketika anak memasuki usia 18 bulan, seiring dengan berkembangnya expressive vocabulary di usia 18 bulan ke atas. What should parents do? Ajak anak ngobrol teruuus. Mana ngerti sih orang baru setahun gitu? Wah, pemikiran ini salah besar! They may seem so small, but not their brains. Otak mereka tuh malah lagi cepet-cepetnya menyerap dan memproses hal-hal yang mereka dengar dari sekitarnya. Semakin terasah receptive vocabulary-nya, maka akan semakin cepat memasuki tahap expressive vocabulary.
  3. Anak sudah mengucapkan first word & holophrase – eiiits jangan salah kaprah, first word itu adalah kata yang pertama kali diucapkan anak YANG DIA PAHAM MAKNANYA. Jadi nih kalo misalkan anak bilang “mamam mamam mamam” tapi semuaaa hal dia sebut “mamam mamam mamam” berarti dia belum mengucapkan first word. Namun, jika dia melihat makanan dan dia bilang “mamam” dan tidak ada hal lain di dunia ini yang dia sebut “mamam” selain makanan, it means the first word. Nah nanti biasanya ketika anak sudah bisa first word akan masuk ke tahap berikutnya yaitu holophrase. Holophrase itu arti sederhananya adalah satu kata banyak arti, misalkan: anak ngoceh bilang “mamam” terus – artinya: bisa aja dia bilang “mana makananku?” atau “aku lapar” atau “suapin aku dong”. What should parents do? Tugas orangtua adalah membahasakan keinginan anak, supaya anak terbiasa dan terdorong untuk membahasakan keinginannya pula. Jadi, kalau anak ngoceh “mamam” terus, orangtua bisa jawab: “Adik lapar ya? Mau mamam? Yuk kita ma-kan!” Ditekankan di kata “makan”-nya supaya anak tahu kalo kata sebenarnya adalah makan → sekalian untuk kroscek kosa kata anak.

 

Naaah yang tejadi pada Ayra…

  1. Gestur: dari sebelum usia 1 tahun, Ayra sudah sering menggunakan gestur dalam komunikasi sehari-hari. Dia sudah bisa menunjuk orang-orang yang ada di rumah jika disebutkan namanya, dia sudah tahu di mana letak kamarnya dan kamar mandinya (kalo ditanya langsung nunjuk dan nunjuknya benar). Kalo saat ini yang paling suka bikin aku ketawa adalah ketika sudah memasuki jam tidur dan Ayra belum mau tidur, biasanya dia suka diem-diem ambil mainan bonekanya sendiri (padahal sudah disimpan dan dirapikan di tempatnya). Nanti kalo tiba-tiba aku mergokin dia lagi ngambil mainan, dia suka pasang muka melas sambil gendong-gendong bonekanya seperti aku kalo lagi gendong-gendong Ayra mau tidur. Dari gestur itu aku bisa nyimpulin just like she wants to tell me: “Ibu, bentar dulu ya, ini anak aku lagi mau bobo. Aku gendong dulu.” HAHAHAHAHA. Terus kadang suka aku godain kan, “Ngapain, Buuu? Anaknya bangun?” Terus dia pasti ketawa ngakak as if dia mau ngomong: “Ke-gep guaaa.. Ini ‘kan bayi bohongan!” HAHAHAHA kocak memang Ayra nih!
  2. Receptive Vocabulary: ini yang bikin aku amazed karena kayaknya dulu pas Une seumuran Ayra (15 bulan), dia nggak segininya deh (dia baru bisa di atas 15 bulan kayaknya). Jadi beberapa hari ini Ayra lagi pilek dan suka meler ingusnya (wkwkwk jelek amat yak 😛 ). Bolak-balik aku ambil tissue untuk lap ingus Ayra. Sampai akhirnya suatu waktu aku iseng bilang begini ke Ayra, “Dek, lap ingusnya sendiri bisa nggak? Tuh, ada tissue (aku tunjuk tissue-nya), Adek ambil tissue-nya satuuu aja. Terus Adek lap tuh hidung Adek, ada ingusnya..” Eh tau nggak, tuk tuk tuk dia jalan sendiri ke arah tempat tissue, ambil tissue, jalan ke cermin, ngaca sambil bersihin hidungnya. O M G, Dek Ay!!! Walaupun I knooow memang nggak bersih dan ingusnya malah jadi nempel-nempel ke pipi HAHAHAHA but at least she understands of what I said! Terus aku iseng lagi ‘khaaan, “Wah pinternyaaa anak Ibu udah bisa lap ingus sendiri.. Sekarang buang yuk tissue-nya. Udah kotor kena ingusnya Adek tuh..” Eh tuk tuk tuk dia jalan ke tempat sampah dan buang tissue-nya! Ya Allah… Sudah mengerti ya Ayra.. Habis itu langsung aku cium-cium Ayra-nya 😀
  3. First Word & Holophrase: her first word was ‘ayah’ (sama kayak abangnya dulu juga ‘ayah’). First word-nya ini percaya nggak percaya muncul pas Ayra umur 6 bulan dan konsisten karena hanya ke Ayah dia bilang ‘ayah’. Belakangan ini baru muncul deh holophrase-nya. Setiap lihat handphone-ku, Ayra bilang: “Ayah.. Ayah..” artinya minta teleponan. Ayahnya pulang kantor, Ayra langsung: “Ayah.. Ayah..” artinya minta digendong. Baru bangun tidur, Ayra nengok-nengok sambil: “Ayah.. Ayah..” artinya nyariin ayahnya. Asleee laaah.. Dia ini memang anak ayahnya aja kayaknya! Hahahaha.. Setiap hari Ayah, apa-apa Ayah.. Nanti gedean dikit bisa manggil “Ibu” ya, Dek.. #ngarep

 

Hal-hal apa aja sih sebenernya yang bisa dilakukan orangtua untuk mengasah kemampuan bahasa di umur 1 tahun ini?

  • Ajak anak ngobrol is a must! Pokoknya pikiran “‘kan dia masih kecil” atau “‘kan dia belum ngerti” buang jauh-jauh yah!
  • Membahasakan hal-hal yang dilakukan oleh anak, misalnya: “Kamu mau susu? Yuk, kita ambil yuk!”
  • Memperbaiki kosa kata anak yang terdengar kurang tepat, misalkan: “mamam” jadi “makan”, “num” jadi “minum”, dsb
  • Ajak anak nyanyi lagu anak-anak yang bermakna sederhana dan bisa dia pahami dengan mudah
  • Preferensi bahasa juga harus diperhatikan supaya anak nggak bingung. Kalo di rumah semuanya menggunakan bahasa Indonesia ya ajaklah anak berbahasa Indonesia juga. Kenapa? Sudah banyak kasus anak jadi telat bicara karena sebenarnya bingung dengan bahasa yang dia dengar (misalkan: suka menonton acara anak berbahasa Inggris tapi di rumah ngomongnya pakai bahasa Indonesia). So, gimana? Nggak boleh nonton acara anak berbahasa Inggris dong? Tetap boleh dong, tapi sambil diajak berdiskusi menggunakan bahasa Indonesia (kalo memang ingin anak tetap berbahasa Indonesia dulu). Seperti, “Wah, it’s a fish, Dek! Itu ikan, Dek!”
  • Ajak anak membaca buku cerita. Walaupun terkesan sederhana, tapi cara ini tokcer lho! Selain kemampuan bahasa anak, kemampuan kognitif anak juga bisa terasah. Mantap ‘kaaan? Tapi jangan lupa, bukunya disesuaikan dengan usia anak ya! 😀

 

Naaah.. Buat buibu yang anaknya usia 12-18 bulan, yuk dicek sudah melewati tiga perkembangan bahasa di atas belum? Boleh banget share cerita perkembangan bahasa anaknya buibu sekaliaaan karena WE HAVE A GIVEAWAY!!! Yes, The-A-Family bekerjasama dengan @babylibrary (IG) akan memilih 3 ibu yang beruntung untuk masing-masing mendapatkan 1 buku cerita (utk anak usia 1 tahun) dari Baby Library. Caranya gampang banget cuma: share cerita perkembangan bahasa anak (usia 12-18 bulan) di kolom comment di bawah ini. Yuk ikutan, ditunggu sampai 20 Oktober 2018 ya! 😀

 

 

 

Always Love,

Aninda — The-A-Family

1,847 total views, 1 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

1,848 total views, 2 views today

Other posts

  • Anakku baru bulan depan genap 12 bulan bu Niiin, tapi kok ya guateell pengen ikutan giveawaynya 😂
    Mau cerita perkembangan bahasa anakku yg skrg msh belum genap 11 bulan…
    Jadi emang dr dalem perut, si mas bayi ini udah selalu aku ajakin ngobrol apapun itu, dr baca buku, sampe curhat2 ga jelas juga aku omongin sama doi selama masih di kandungan… Nah begitu lahir, si mas bayi ini di usia 5bulanan udah bubling2 alias ngoceh2 ceriwis gitu… Ampe sekarang doi kyak mau nyampein sesuatu lewat kalimat tp bentuknya msh suara tanpa arti yg begitu bermakna 😂
    Nah tiap doi ngoceh2 itu aku selalu timpalin balik, krn aku berfikir jangan sampe nih anak gue ngoceh2 sendiri trs doi dicuekin, takutnya next time doi jd malay buat ngoceh2 lagi (yaAllah amit2 jgn sampe)….
    Jadi yaudiiin, tiap anakku ngoceh apapun itu aku usahain buat timpalin ajak ngobrol juga…
    Yah salah 1 bentuk usaha ngajak ngobrol baby buat bekel perkembangan bahasanya juga kan yah kyak bu Nin bahas di atas…

    Makasih banyak ya bu Niiin ilmunyaaa, biarpun anakku blm di atas 1 taun, tp bacaan ini bekel banget buat aku…

    Bu Nin panutanque lah pokokeee…

    Salam kiss kiss buat bang Unee sama dek ay mblaem mblaem ya buuuk..

    Wassalamualaikuuum…

  • Buniiin aku mau sharing juga ah..hihi kebetulan anak aku laki2 hari ini pas usia 17 bulan. His 1st word was “papah” when he’s 8 months old, abis itu sedikit demi sedikit imitating bahasa dr sekitarnya, walaupun pelan2 dan awal2 masih kedengeran separuh dari keseluruhan kata-nya.
    Semenjak setahun lebih sampe sekarang masyaaAllah perkembangan bahasanya pesat, uda bs komunikasi 2 arah, dimana sebelumnya cuma searah, dalam artian kalo kita ngomong, dia ngeuh sih keknya tapi blm bs nyaut; atau kalo dia yg ngomong, kitanya mikir keras dan berujung di-iya2in aja karena blm paham maksudnya apa. :))
    Vocab si bocah sampe dgn hari ini antara lain nda (bunda), nyenye (nenen), piss, apeu (apel), mam (maem), nyum (minum), nana (celana), mimii, beberapa anggota tubuh (pipi, mbo/rambut, dll), beberapa nama hewan (pus, ajah/gajah, dsb), bbrp nama anggota keluarga (ati/yangti, ageng/akung dll) dan yang plg baru uda bisa ngomong “daak” kalo ditanya “kaka ngompol ya?” (padahal celana basah). :)) Yang aku lakuin selama ini ternyata sama kek buninda, terutama poin 1, 2 & 4, intinya kalo lg sama dia, mau lg ngapain dan apapun yg di depan mata kita, kita sering2 ajah laporan pandangan mata alias reportase ke dia. Nyenengin bgt liat perkembangannya, serasa dikasih surprise tiap hari.

    p.s : nama anak aku Arkhairan loh, karena ngefans sm abang Une sejak liat dia di explore ig dan jd followers setia sampe skrg, hihi..

  • Yees… Perkenalkan sy mega dan baru punya anak satu namanya Mishel… sama bangeet kata pertama yg diucapkan mishel yaitu “papa” Upps… patah hati doong yaa mamanya 😭 tapi it’s oke laah yang terpenting lihat anak tambah pinter buat hati mamanya bahagia dong… 😍😍 lanjuut diumur 11 bulan mishel uda bisa bilang “mama” (alhamdulillah akhirnya). Tp menurutkuu yang paling bikin seneeeng banget pas diumur 1 tahun mishel uda bisa disuruh ambil sepatunya yg uda slesai dipakek dan dia jalan naruh sepatunya di lemari sepatu sendiri 😍😍 (akhirnya bisa ngerti perintah) *terharu*😭☺️ Mungkin karna dia selalu melihat kebiasaan orang disekitarnya dan selalu kita ajak kokunikasi akhirnya berbuah manis jg… dan sekarang mishel sudah umur 13 bulan bertambah juga pinternya ketika mishel minta minum air putih dan dia nunjuk dispenser sampil bilang “nenen” aku langsung benerin kosa katanya “minum nak?” Lanjut dia senyum ke aku dan ketika mau minum aku bilang “adek mishel klw minum duduk yuuk!!” Eh nurut duduk padahal aku jg gk ngarahin dia buat duduk.. mishel tau kalau duduk itu begitu… aduuh bahagia banget mamanya ini lihat perkembangan anak yang semakin hari semakin tambah pinter…
    Jadi yang terpenting anak wajib diajak komunikasi… Semangat buat para orang tua buat mengasuh dan membimbing putra putrinya… ☺️☺️

  • Anakku (Sabit, 13bln) dari sebelum setaun suka monyong2in bibir gemes kaaan trs pas setaun udah bisa disuruh ‘monyongnya mana? ‘ yha tamba gemez hehe. Masih nungguin First wordnya, even kata ‘mama’ untukku blm keluar secara tegas tp ku tetap sabar :”)

  • haii bu nindaaa.. bismillah ku mau ikutan giveaway ya.. wish me luck! hehehe.. Anak aku cewe jugaa dan umurnyaa sama persis kaya dek Ayra..her name is Aqila, she was born at 24 Juni 2017 dini hari pula.. dannn perkembangan bahasanya juga ga jauh bedaa.. bukan nyama2in yaaa tapiii emang beneran lohh.. first word dia juga ayah karna waktu itu sempet ldm an sama suami jadi tiap hari kita vcall, nah aku tuh selalu bilang ini ayah dek trus sering liatin foto ayahnya (pas usia Aqila 0-4bln) pas usia 5bln alhamdulillah udah bareng ayahnya dan di umur 6bln an juga dia bisa bilang ayah, kalo ada suara pintu kebuka dia bisa spontan bilang ayah (ayah pulang kerja artinya).. trus diusia sekarang dia udah bisa ngerti beberapa hewan.. kalo kucing dia sebutnya ‘mamo’ kalo anjing dia sebut ‘bupbup’ kalo ayam dia sebut ‘amam’ kalo sapi dia sebut ‘pi’ yang udah jelas dan benar itu hewan gajah dan bebek.. trus dia tuh udah jago banget main puzzle kayu gitu yg nyocokin gambar hewan2, trus sekarang lagi belajar puzzle huruf hijaiyah dan udah mulai bisa semua loh (bisa cek ig ku lohh @d_triandini klo mau liat video2 dia lagi main puzzle n sebut nama2 hewan) aku juga ga nyangka daya tangkep dia itu buat amaze banget sekali dua kali diajarin langsung ngerti aja dongg.. buang sampah sendiri juga dia bisaa lohh.. trus kalo masalah elap ingus karna ayahnya punya sinus dan tiap pagi pastii buang ingus gitu pake tisu dan dia jadi ikutan dong kalo ada tisu dia elap2 ke hidungnya, hahaha.. gemessss bangett deh.. Aqila ini tipe anak yg kaya beo jadi apa yg dia lihat dia ikutin..makanya aku n suami sebisa mungkin klo depan dia nunjukin yg baik2 aja, haha.. akhirnya diumur 15bln ini dia bisa manggil aku ‘ndaaa’ yg artinya bunda, awal2 dia manggil aku juga ayah atau cuma pake gestur kaya narik2 baju klo mau minta gendong.. kalo minta nenen dia udah bisa bilang dari umur 10bln an pegang kancing bajuku trus nunjuk pd sambil bilang nen..trus juga kalo dia poop dia udah ngerti dan bilang poop sambil nunjuk diaper nya.. intinya ku sangat bersyukur dengan perkembangan bahasa anakku ternyata di umurnya sekarang ini udah bisa loh diajak komunikasi.. semoga ku menang giveaway nya yaahhh.. karna biar ku ada bahan main sambil belajar lagii sama dia..

  • Hi Bu Ninn.. Namaku Anindya Virnita.
    Aku seriiiing banget banyak nanya di DM IG bu nin & selalu dibalas. Terima kasih yaaa untuk mau berbagi cerita ttg perkembangan ayra.
    Karena anakku bener2 seumuran sama ayra, sama2 lahir di bulan Juni 2017, anakku tanggal 18 nya.
    Btw, anakku Alhamdulillah udah melalui 3 tahapan yg Bu Nin sebutin di atas.
    Anakku udah ngerti kalo aku bilang ‘kakak, Bia minta tolong ambilkan botol susu kakak di meja ya, please’, lalu dia jalan ke meja dan bawa botol susunya trus kasih ke aku, kadang sesekali kasihnya sambil ngeledek, mau nguji emosi Ibu nya dulu hahaha
    Trus anakku dari usia sekitar 6/7 bulanan sampai detik ini kata pertama yg dia ucapkan dengan konsisten itu ‘mimik’. Dia kalo mau minta nenen pasti bilang ‘mimik’, kalo skrg ditambah pake gesture angkat jilbab ku dan raba2 dada aku sambil bilang ‘mimik’.
    Anakku juga udah bisa nunjuk mana Bapaknya, Ibunya, Opanya, Omanya & Aunty nya. Kalo aku pulang kerja, trus aku bilang ‘salim’ pasti dia langsung nyodorin tangannya buat cium tangan, trus kalo aku bilang ‘ayo kita ke kamar’, lalu dia jalan duluan menuju kamarnya, dia juga ngerti kalo aku bilang ‘cuci tangannya’ pasti langsung nyodorin kedua tangannya sambil diputer-puter kaya orang2 gede kalo lagi cuci tangan hahaha
    Alhamdulillah ternyata se-menyenang-kan ini yaa punya toddler yang lagi super duper aktifnya, lagi kepo akan banyak hal dan lagi hobby nunjukin tantrum nya. Sungguh kewarasan sang Ibu lagi diuji, kudu sering-sering inhale exhale hahahahaha
    Sering-sering berbagi cerita tentang perkembangan ayra ya Bu Nin, ini amat sangat membantu aku yg masih jadi Ibu baru. Terima kasih Bu Nin, semoga ilmunya ini bisa jadi amal jariyah Bu Nin ya. Aamiin.
    Salam hangat buat Ayra dari Audrey :*

  • Anakku jg seumuran sm Ayra loh bu Nin 😍 Kata kata pertama yg terucapnya itu Ma-ma pas usia 6bulan-an terus sekarang ini malah yg sering terucap jadi Pa-pa 😆😂 sempet gimana gitu sih yaa rasanya kok papa nya terus yg disebutin, but its ok namanya tahap belajar ya. Nah dr umur setaun dia ini suka niru omongan kita. Macam misalnya sdh selesai makan terus habis, “yaah habis habis” itu biasa diucap sm Shakala kalau dia makan atau minum bahkan nonton dvd Shimajiro klo sdh habis.
    Sekarang kalau diajak pergi atau mau berpamitan jg sdh bisa blg “peluk salim lim” terus kita berpelukan dan dia salim. Simple sih tapi bisa seseneng itu yaa 😍
    Alhamdulillah banget shakala termasuk yg cepet nangkep omongan kita (makanya kita harus jaga bgt omongan dr yg negatif) Pas waktunya tidur krn kamarnya diatas , aku blg ke dia ‘ayok kalau mau bobo naik keatas’ dan bener dong dia lgsg jalan menuju tangga terus naik sendiri. Sama halnya kalau mandi dan mau sikat gigi, ‘Shakala mau sikat gigi? (dia nunjuk kearah sikat) ‘ kemudian dia manggut2 lalu ku ambilin sikatnya dan dia gosok2 giginya sendiri 😂 Tp kalau kumur msh dibantuin yaa..
    Yaaa begitulah bu Nin kira2 pengalaman ku.. Terimakasih sdh dibolehkan share cerita ini.

  • Assalamu’alaikum Ibu nya Une dan dek Ayra … Aku juga mau ikutan komen nih bu, gak bisa sharing banyak, tapi aku terbantu banget dengan tulisan bu Ninda ini. Anak aku cowok usianya 13 bulan. Kebetulan banget bu Ninda bahas tentang perkembangan bahasa nih, karena saat ini aku memang sedang gencar-gencarnya mengenalkan berbagai kosakata ke anakku. Dari membacakan buku cerita, hingga mengenalkan anggota tubuh. Saat ini, anakku memang masih berbicara ngoceh dan gak jelas. Tapi aku selalu berusaha memahami dan menangkap setiap maksud dari ocehannya. Sama persis dengan dek Ayra, yang pertama anakku ucapkan juga “abah” (panggilan ayah dalam bahasa Banjar) 😭 Tapi gak apa deh, masih mending ketimbang kata pertamanya nama tetangga *eh. Meski sekarang makin suka ngoceh tapi ya namanya bayi gak jarang dia pakai gestur buat menunjukan maunya dia. Yang paling mudah difahami yaa gesturnya kalo pengen nen dan diajak jalan sih hehe. Ohiya bu Ninda, aku sangat setuju tentang memperbaiki kosakata anak, karena meskipun anak kita masih bayi, dia tetap harus dikenalkan dengan kata yang sebenarnya, semisal “mam” yang harusnya “makan”. Sejak baru punya anak dan mulai belajar tentang parenting aku selalu menganggap setiap bayi itu memang genius, meskipun dia pasti belum bisa menjawab dan mengikuti perkataan kita, aku yakin dia akhirnya pasti akan mengerti apa yang setiap hari dia dengar dari ibunya. Terima kasih kasih bu Ninda sudah berbagi tulisan ini. Salam untuk si ganteng Une dan si cantik gemesin dek Ayra ya ❤️

  • COMMENTS (8)

    1. Santi Amalia Sari 19th October 2018 at 11:17 pm -

      Assalamu’alaikum Ibu nya Une dan dek Ayra … Aku juga mau ikutan komen nih bu, gak bisa sharing banyak, tapi aku terbantu banget dengan tulisan bu Ninda ini. Anak aku cowok usianya 13 bulan. Kebetulan banget bu Ninda bahas tentang perkembangan bahasa nih, karena saat ini aku memang sedang gencar-gencarnya mengenalkan berbagai kosakata ke anakku. Dari membacakan buku cerita, hingga mengenalkan anggota tubuh. Saat ini, anakku memang masih berbicara ngoceh dan gak jelas. Tapi aku selalu berusaha memahami dan menangkap setiap maksud dari ocehannya. Sama persis dengan dek Ayra, yang pertama anakku ucapkan juga “abah” (panggilan ayah dalam bahasa Banjar) 😭 Tapi gak apa deh, masih mending ketimbang kata pertamanya nama tetangga *eh. Meski sekarang makin suka ngoceh tapi ya namanya bayi gak jarang dia pakai gestur buat menunjukan maunya dia. Yang paling mudah difahami yaa gesturnya kalo pengen nen dan diajak jalan sih hehe. Ohiya bu Ninda, aku sangat setuju tentang memperbaiki kosakata anak, karena meskipun anak kita masih bayi, dia tetap harus dikenalkan dengan kata yang sebenarnya, semisal “mam” yang harusnya “makan”. Sejak baru punya anak dan mulai belajar tentang parenting aku selalu menganggap setiap bayi itu memang genius, meskipun dia pasti belum bisa menjawab dan mengikuti perkataan kita, aku yakin dia akhirnya pasti akan mengerti apa yang setiap hari dia dengar dari ibunya. Terima kasih kasih bu Ninda sudah berbagi tulisan ini. Salam untuk si ganteng Une dan si cantik gemesin dek Ayra ya ❤️

      Reply
    2. Niken Ayu 13th October 2018 at 9:01 am -

      Anakku jg seumuran sm Ayra loh bu Nin 😍 Kata kata pertama yg terucapnya itu Ma-ma pas usia 6bulan-an terus sekarang ini malah yg sering terucap jadi Pa-pa 😆😂 sempet gimana gitu sih yaa rasanya kok papa nya terus yg disebutin, but its ok namanya tahap belajar ya. Nah dr umur setaun dia ini suka niru omongan kita. Macam misalnya sdh selesai makan terus habis, “yaah habis habis” itu biasa diucap sm Shakala kalau dia makan atau minum bahkan nonton dvd Shimajiro klo sdh habis.
      Sekarang kalau diajak pergi atau mau berpamitan jg sdh bisa blg “peluk salim lim” terus kita berpelukan dan dia salim. Simple sih tapi bisa seseneng itu yaa 😍
      Alhamdulillah banget shakala termasuk yg cepet nangkep omongan kita (makanya kita harus jaga bgt omongan dr yg negatif) Pas waktunya tidur krn kamarnya diatas , aku blg ke dia ‘ayok kalau mau bobo naik keatas’ dan bener dong dia lgsg jalan menuju tangga terus naik sendiri. Sama halnya kalau mandi dan mau sikat gigi, ‘Shakala mau sikat gigi? (dia nunjuk kearah sikat) ‘ kemudian dia manggut2 lalu ku ambilin sikatnya dan dia gosok2 giginya sendiri 😂 Tp kalau kumur msh dibantuin yaa..
      Yaaa begitulah bu Nin kira2 pengalaman ku.. Terimakasih sdh dibolehkan share cerita ini.

      Reply
    3. Anindya Virnita 13th October 2018 at 6:13 am -

      Hi Bu Ninn.. Namaku Anindya Virnita.
      Aku seriiiing banget banyak nanya di DM IG bu nin & selalu dibalas. Terima kasih yaaa untuk mau berbagi cerita ttg perkembangan ayra.
      Karena anakku bener2 seumuran sama ayra, sama2 lahir di bulan Juni 2017, anakku tanggal 18 nya.
      Btw, anakku Alhamdulillah udah melalui 3 tahapan yg Bu Nin sebutin di atas.
      Anakku udah ngerti kalo aku bilang ‘kakak, Bia minta tolong ambilkan botol susu kakak di meja ya, please’, lalu dia jalan ke meja dan bawa botol susunya trus kasih ke aku, kadang sesekali kasihnya sambil ngeledek, mau nguji emosi Ibu nya dulu hahaha
      Trus anakku dari usia sekitar 6/7 bulanan sampai detik ini kata pertama yg dia ucapkan dengan konsisten itu ‘mimik’. Dia kalo mau minta nenen pasti bilang ‘mimik’, kalo skrg ditambah pake gesture angkat jilbab ku dan raba2 dada aku sambil bilang ‘mimik’.
      Anakku juga udah bisa nunjuk mana Bapaknya, Ibunya, Opanya, Omanya & Aunty nya. Kalo aku pulang kerja, trus aku bilang ‘salim’ pasti dia langsung nyodorin tangannya buat cium tangan, trus kalo aku bilang ‘ayo kita ke kamar’, lalu dia jalan duluan menuju kamarnya, dia juga ngerti kalo aku bilang ‘cuci tangannya’ pasti langsung nyodorin kedua tangannya sambil diputer-puter kaya orang2 gede kalo lagi cuci tangan hahaha
      Alhamdulillah ternyata se-menyenang-kan ini yaa punya toddler yang lagi super duper aktifnya, lagi kepo akan banyak hal dan lagi hobby nunjukin tantrum nya. Sungguh kewarasan sang Ibu lagi diuji, kudu sering-sering inhale exhale hahahahaha
      Sering-sering berbagi cerita tentang perkembangan ayra ya Bu Nin, ini amat sangat membantu aku yg masih jadi Ibu baru. Terima kasih Bu Nin, semoga ilmunya ini bisa jadi amal jariyah Bu Nin ya. Aamiin.
      Salam hangat buat Ayra dari Audrey :*

      Reply
    4. Devy Triandini 12th October 2018 at 10:20 pm -

      haii bu nindaaa.. bismillah ku mau ikutan giveaway ya.. wish me luck! hehehe.. Anak aku cewe jugaa dan umurnyaa sama persis kaya dek Ayra..her name is Aqila, she was born at 24 Juni 2017 dini hari pula.. dannn perkembangan bahasanya juga ga jauh bedaa.. bukan nyama2in yaaa tapiii emang beneran lohh.. first word dia juga ayah karna waktu itu sempet ldm an sama suami jadi tiap hari kita vcall, nah aku tuh selalu bilang ini ayah dek trus sering liatin foto ayahnya (pas usia Aqila 0-4bln) pas usia 5bln alhamdulillah udah bareng ayahnya dan di umur 6bln an juga dia bisa bilang ayah, kalo ada suara pintu kebuka dia bisa spontan bilang ayah (ayah pulang kerja artinya).. trus diusia sekarang dia udah bisa ngerti beberapa hewan.. kalo kucing dia sebutnya ‘mamo’ kalo anjing dia sebut ‘bupbup’ kalo ayam dia sebut ‘amam’ kalo sapi dia sebut ‘pi’ yang udah jelas dan benar itu hewan gajah dan bebek.. trus dia tuh udah jago banget main puzzle kayu gitu yg nyocokin gambar hewan2, trus sekarang lagi belajar puzzle huruf hijaiyah dan udah mulai bisa semua loh (bisa cek ig ku lohh @d_triandini klo mau liat video2 dia lagi main puzzle n sebut nama2 hewan) aku juga ga nyangka daya tangkep dia itu buat amaze banget sekali dua kali diajarin langsung ngerti aja dongg.. buang sampah sendiri juga dia bisaa lohh.. trus kalo masalah elap ingus karna ayahnya punya sinus dan tiap pagi pastii buang ingus gitu pake tisu dan dia jadi ikutan dong kalo ada tisu dia elap2 ke hidungnya, hahaha.. gemessss bangett deh.. Aqila ini tipe anak yg kaya beo jadi apa yg dia lihat dia ikutin..makanya aku n suami sebisa mungkin klo depan dia nunjukin yg baik2 aja, haha.. akhirnya diumur 15bln ini dia bisa manggil aku ‘ndaaa’ yg artinya bunda, awal2 dia manggil aku juga ayah atau cuma pake gestur kaya narik2 baju klo mau minta gendong.. kalo minta nenen dia udah bisa bilang dari umur 10bln an pegang kancing bajuku trus nunjuk pd sambil bilang nen..trus juga kalo dia poop dia udah ngerti dan bilang poop sambil nunjuk diaper nya.. intinya ku sangat bersyukur dengan perkembangan bahasa anakku ternyata di umurnya sekarang ini udah bisa loh diajak komunikasi.. semoga ku menang giveaway nya yaahhh.. karna biar ku ada bahan main sambil belajar lagii sama dia..

      Reply
    5. Shabrina R 12th October 2018 at 9:25 pm -

      Anakku (Sabit, 13bln) dari sebelum setaun suka monyong2in bibir gemes kaaan trs pas setaun udah bisa disuruh ‘monyongnya mana? ‘ yha tamba gemez hehe. Masih nungguin First wordnya, even kata ‘mama’ untukku blm keluar secara tegas tp ku tetap sabar :”)

      Reply
    6. Mega 11th October 2018 at 12:23 am -

      Yees… Perkenalkan sy mega dan baru punya anak satu namanya Mishel… sama bangeet kata pertama yg diucapkan mishel yaitu “papa” Upps… patah hati doong yaa mamanya 😭 tapi it’s oke laah yang terpenting lihat anak tambah pinter buat hati mamanya bahagia dong… 😍😍 lanjuut diumur 11 bulan mishel uda bisa bilang “mama” (alhamdulillah akhirnya). Tp menurutkuu yang paling bikin seneeeng banget pas diumur 1 tahun mishel uda bisa disuruh ambil sepatunya yg uda slesai dipakek dan dia jalan naruh sepatunya di lemari sepatu sendiri 😍😍 (akhirnya bisa ngerti perintah) *terharu*😭☺️ Mungkin karna dia selalu melihat kebiasaan orang disekitarnya dan selalu kita ajak kokunikasi akhirnya berbuah manis jg… dan sekarang mishel sudah umur 13 bulan bertambah juga pinternya ketika mishel minta minum air putih dan dia nunjuk dispenser sampil bilang “nenen” aku langsung benerin kosa katanya “minum nak?” Lanjut dia senyum ke aku dan ketika mau minum aku bilang “adek mishel klw minum duduk yuuk!!” Eh nurut duduk padahal aku jg gk ngarahin dia buat duduk.. mishel tau kalau duduk itu begitu… aduuh bahagia banget mamanya ini lihat perkembangan anak yang semakin hari semakin tambah pinter…
      Jadi yang terpenting anak wajib diajak komunikasi… Semangat buat para orang tua buat mengasuh dan membimbing putra putrinya… ☺️☺️

      Reply
    7. Octavia 10th October 2018 at 9:12 pm -

      Buniiin aku mau sharing juga ah..hihi kebetulan anak aku laki2 hari ini pas usia 17 bulan. His 1st word was “papah” when he’s 8 months old, abis itu sedikit demi sedikit imitating bahasa dr sekitarnya, walaupun pelan2 dan awal2 masih kedengeran separuh dari keseluruhan kata-nya.
      Semenjak setahun lebih sampe sekarang masyaaAllah perkembangan bahasanya pesat, uda bs komunikasi 2 arah, dimana sebelumnya cuma searah, dalam artian kalo kita ngomong, dia ngeuh sih keknya tapi blm bs nyaut; atau kalo dia yg ngomong, kitanya mikir keras dan berujung di-iya2in aja karena blm paham maksudnya apa. :))
      Vocab si bocah sampe dgn hari ini antara lain nda (bunda), nyenye (nenen), piss, apeu (apel), mam (maem), nyum (minum), nana (celana), mimii, beberapa anggota tubuh (pipi, mbo/rambut, dll), beberapa nama hewan (pus, ajah/gajah, dsb), bbrp nama anggota keluarga (ati/yangti, ageng/akung dll) dan yang plg baru uda bisa ngomong “daak” kalo ditanya “kaka ngompol ya?” (padahal celana basah). :)) Yang aku lakuin selama ini ternyata sama kek buninda, terutama poin 1, 2 & 4, intinya kalo lg sama dia, mau lg ngapain dan apapun yg di depan mata kita, kita sering2 ajah laporan pandangan mata alias reportase ke dia. Nyenengin bgt liat perkembangannya, serasa dikasih surprise tiap hari.

      p.s : nama anak aku Arkhairan loh, karena ngefans sm abang Une sejak liat dia di explore ig dan jd followers setia sampe skrg, hihi..

      Reply
    8. Lenny 10th October 2018 at 8:36 pm -

      Anakku baru bulan depan genap 12 bulan bu Niiin, tapi kok ya guateell pengen ikutan giveawaynya 😂
      Mau cerita perkembangan bahasa anakku yg skrg msh belum genap 11 bulan…
      Jadi emang dr dalem perut, si mas bayi ini udah selalu aku ajakin ngobrol apapun itu, dr baca buku, sampe curhat2 ga jelas juga aku omongin sama doi selama masih di kandungan… Nah begitu lahir, si mas bayi ini di usia 5bulanan udah bubling2 alias ngoceh2 ceriwis gitu… Ampe sekarang doi kyak mau nyampein sesuatu lewat kalimat tp bentuknya msh suara tanpa arti yg begitu bermakna 😂
      Nah tiap doi ngoceh2 itu aku selalu timpalin balik, krn aku berfikir jangan sampe nih anak gue ngoceh2 sendiri trs doi dicuekin, takutnya next time doi jd malay buat ngoceh2 lagi (yaAllah amit2 jgn sampe)….
      Jadi yaudiiin, tiap anakku ngoceh apapun itu aku usahain buat timpalin ajak ngobrol juga…
      Yah salah 1 bentuk usaha ngajak ngobrol baby buat bekel perkembangan bahasanya juga kan yah kyak bu Nin bahas di atas…

      Makasih banyak ya bu Niiin ilmunyaaa, biarpun anakku blm di atas 1 taun, tp bacaan ini bekel banget buat aku…

      Bu Nin panutanque lah pokokeee…

      Salam kiss kiss buat bang Unee sama dek ay mblaem mblaem ya buuuk..

      Wassalamualaikuuum…

      Reply

    Leave a Reply