image1(1)

Parenting: MPASI 8 Bulan ala Ayra

Setelah melewati sekian juta dramah (mulai dari sibuk ngurus nikahan adikku sampai hari-hari aku, anak-anak, dan tetehnya anak-anak sakit berjamaah), akhirnya gladly bisa balik lagi ke laptop untuk nerusin perjalanan MPASI Ayra! Yeay! Mon maap sebelumnya jika memang terlambaaat banget untuk cerita yang ini. Sekarang masuk ke bulan ke-8 nih. So far, nggak ada permasalahan yang berarti sih. Di bulan ini juga pengenalan bahan makanan baru tidak cukup banyak dibandingkan dengan bulan sebelumnya, but I’ll share here. Oke deh, kita mulai yaaa.. πŸ˜€

 


Menu MPASI

Seperti biasa, untuk bahan makanan dan menu baru akan menggunakan huruf yang tebal, ya. Walaupun bahan baru yang dikenalkan tidak cukup banyak, tapi aku membuat beberapa menu baru, seperti opor ayam kampung dan kaldu kuah bolognese. Nanti resepnya akan aku share di bawah ya. Untuk penjelasan lebih detail mengenai bahan makanan dan menu baru bisa langsung dibaca di Diary MPASI, ya Buibu… πŸ˜€

 

Slide1

* note: tulisan yang dicetak tebal = bahan makanan yang baru pertama kali diberikan *

 


Diary MPASI

  • Jika di usia 7 bulan kemarin, makanan Ayra masih disaring kasar, berbeda dengan bulan ini. Di bulan ke-8 ini, makanan Ayra sudah tidak disaring lagi – dengan catatan: tidak ada bahan makanan yang memiliki lapisan kulit seperti jagung. That’s why, tekstur makanan jadi mulai bergerenjil. Untuk kepadatannya, sudah padat dan jika dituang pastinya nggak encer seperti air. Pokoknya kayak kalo kita makan bubur ayam, nah gitu tuh bentukannya πŸ˜€
  • Untuk BLW atau finger foods, sudah semakin intens aku coba. Menurutku, Ayra mungkin termasuk anak yang “jijikan”. Kalau dia pegang makanan yang teksturnya basah dan licin, dia cenderung nggak mau untuk memegangnya (boro-boro dimasukin ke mulut). Tapi, untuk makanan yang kering, dia mau-mau aja masukin ke mulut. Makanya, akhirnya Ayra lebih banyak pakai teknik spoon-feed dibandingkan BLW. Buatku nggak apa-apa ya, karena tiap anak juga beda-beda. Kalau Une dulu semangat banget sama BLW, berbeda dengan Ayra sekarang. It’s not a big prob for me.
  • Porsi sekali makan = 3 sendok makan orang dewasa
  • Makan sudah 4x sehari; 1x di pagi hari setelah bangun tidur (untuk sarapan menu makanan dibuat tidak seberat untuk makan siang dan malam), 1x di siang hari biasanya around 11am-12pm, 1x di sore hari berupa snack buah, dan 1x di malam hari biasanya around 6pm. Biasanya aku tetap kasih snack bubur susu atau biskuit bayi di sela-sela jam tersebut kalau Ayra masih terlihat lapar. Untuk makan siang dimasak dari pagi sekitar jam 6am dan untuk makan malam dimasak dari sekitar jam 3pm. I decided to make it fresh, jadi nggak sekali masak dari pagi. Nggak apa-apa rempong dikit, tapi bayinya nyaman saat makan.
  • Semua makanan tetap dimasak menggunakan slowcooker Takahi (0,7 liter) dan kukusan Babymoov Nutribaby
  • Oh ya, aku sepertinya lupa cerita, sekarang Ayra sudah bisa duduk sendiri di highchair Yamatoya-nya. I highly recommend this highchair karena memang kokoh banget dan dudukannya luas. Bahan dasarnya juga kayu jadi mudah banget dibersikan tinggal dilap. Bentuknya juga unik dan aku suka banget sama warnanya (punya Ayra warna lime). Pokoknya benar-benar kepake deh ini highchair, walaupun memang kalo mau duduk di highchair ini harus sudah bisa duduk sendiri ya (tidak ada booster-nya). Seingetku baru bisa Ayra pake tuh di akhir 7 bulan mau masuk usia 8 bulan, deh.
  • Untuk setiap menu utama (jika itu savory meal) PASTI aku tambahkan tumisan bawang bombay + extra light olive oil (eloo) atau bawang bombay + unsalted butter (UB) or just only extra virgin olive oil (evoo). Jadi walaupun aku nggak tulis di menu di atas, tapi tetap aku tambahkan ya. PLUS, aku juga tambahkan bumbu-bumbu aromatik seperti basil, oregano, onion powder, dan garlic powder. Semuanya ini seperti biasa aku beli di Shopee (nama tokonya β€˜noshibabyjakarta’ #noendorse).
  • Bahan makanan dan menu baru:
    • Ceker ayam dan kaldu ceker ayam β†’ awalnya sempat maju-mundur mau kasih ceker ayam atau tidak. Setelah browsing, banyak banget buibu yang ‘bergantung’ dengan ceker ayam sebagai sumber protein hewani karena selain murah juga mudah dimasak, tapi begitu baca literatur ada beberapa yang melarang untuk diberikan ke bayi. Akhirnya, aku coba buka-buka catatan MPASI Une jaman dulu, dan ternyata ceker ada di salah satu bahan makanannya. So, dengan mengucap Bismillah, aku cobain deh ke Ayra. Aku sengaja beli ceker ayam di supermarket dan aku cari yang bersih (mungkin semasa hidup si ayam suka pake sepatu hahaha). Kaldu ceker ayam memang kental dan gurih sekali, that’s why biasanya aku tambahkan air lagi (biar nggak terlalu bleneg). Ayra sih suka dan lahap banget (kayaknya setiap makan dia begini deh hehehe). Oiya, porsinya 2 potong ceker ayam untuk 1x makan ya.
    • Bubur instant organik β†’ sorry I can’t mention the brand hehehe, pokoknya ini bubur harus dimasak dulu nggak bisa dicampur air aja ya.. Aku kasih hanya saat sarapan aja πŸ˜€
    • Kiwi β†’ waktu itu aku pakai kiwi hijau karena kata mas-mas toko buahnya: “Lagi manis nih kiwinya, Bu. Semanis Ibu.” Wkwk canda-canda. Tapi memang maniiis kiwinya dan Ayra doyan. Kenapa kepikiran beli kiwi? Karena waktu hamil Ayra, aku doyaaan banget makan kiwi sehari bisa 3x. Tapi, kiwi tuh agak panas di perut apalagi kalau perut kosong. Akhirnya, aku coba cari tau dulu kiwi ini boleh diberikan pas bayi umur berapa dan ternyata 8 bulan sudah aman. Yowes deh..
    • Quinoa β†’ superfood yang merupakan salah satu sumber protein tertinggi. Teksturnya agak lucu gerenjel-gerenjel gitu (aku pribadi nggak gitu suka sih sama teksturnya ini πŸ™ ). Aku coba campurkan dalam bubur Ayra dan dia doyan-doyan aja. Quinoa ini agak susah dibersihkan jadi harus dicuci berkali-kali. Porsinya hanya 1 sdt untuk 1x makan ya.
    • Wortel dan buncis kukus (BLW) β†’ yang baru di sini adalah tekniknya ya, bukan bahan makanannya. Dulu, ini adalah makanan favorit Une dan harus selalu ada tiap hari saat makan siang dan makan malam, aku sebutnya lalapan πŸ˜€ Kemarin, pas dicobain ke Ayra ya dia mau-mau aja walaupun tetap terlihat aneh dengan teksturnya. Oiya, wortel dan buncis ini setelah dikukus kemudian dipotong menyerupai tusuk gigi ya, supaya bayi gampang memegangnya.
    • Kacang panjang β†’ Ayra doyan-doyan aja sih πŸ˜€
    • Melon golden β†’ melon golden ini yang kulitnya warna kuning tapi dalamnya tetap warna putih ya (bukan yang warnanya orens). Ayra suka!
    • Pasta β†’ awalnya mau coba pasta yang biasa aja tapi entah bagaimana akhirnya aku beli pasta yang gluten-free. Ayra doyan banget (mungkin karena semasa hamil aku juga makan pasta terus kali ya?) dan alhamdulillah nggak ada alergi. Untuk masaknya sendiri, setelah direbus sampai halus banget biasanya aku tumis dengan menggunakan bawang bombay, tambahkan sayur dan kaldu. Atau, bisa juga setelah ditumis tinggal tambahkan keju deh! Voila!
    • Chia seeds β†’ salah satu superfood lainnya yang aku cobakan ke Ayra. Bentuknya mirip banget sama biji selasih, tapi bukan kok, cuma mirip. Cara pakainya bisa langsung ditaburkan ke atas makanan, tapi juga bisa direndam semalaman dulu. Untuk Ayra kemarin, aku coba rendam semalaman hehehe namanya juga first trial. Alhamdulillah, Ayra suka dan nggak terganggu dengan teksturnya yang gerenjel-gerenjel begitu.
    • Yogurt β†’ salah satu makanan favorit Une (sampai sekarang he’s a big fan of sour foods!), tapi ternyata bukan favoritnya Ayra. Awalnya mau-mau aja sih, sampai aku coba di hari kedua dan gagal. Benar-benar nggak mau padahal menurutku nggak terlalu asam sih. Maybe next time di bulan-bulan berikutnya mau aku cobain lagi sambil dibikin smoothies, kali aja Ayra suka πŸ˜›
    • Opor ayam kampung β†’ first trial bikin opor dengan kuah santan yang enceeer hehehe namanya juga buat bayi! Sempat takut bakal sembelit sih, tapi alhamdulillah nggak! Resepnya akan aku share ya di bawah πŸ˜€
    • Daging giling kuah bolognese β†’ lauk yang mudah banget dibuat dan jadi favorit Ayra (+ ibunya juga hehehe) karena cocok untuk dipadupadankan dengan bahan makanan lainnya. Resepnya ada di bawah ya!
    • Roti kukus keju β†’ untuk rotinya sendiri aku pake merk roti yang biasa lewat di depan rumah hehehe.. Tadinya mau coba gluten-free bread tapi akhirnya nggak jadi karena nggak sempat beli πŸ˜€
    • Telur ayam kampung β†’ pertama kali Ayra dikasih telur nih! Suka ngga? Ya suka dong, hehehe. Pertama kali aku pikir mau kasih telur nanti aja di bulan ke-9, tapi akhirnya aku berubah pikiran dan coba ngasih sekarang aja. Alhamdulillah, nggak ada alergi di Ayra. Telurnya langsung aku kocok ya putih dan kuningnya (jadi nggak dipisah).
    • Ceker ayam kuah hainan β†’ salah satu lauk lagi nih.. Sama-sama ceker tapi cara masaknya aja yang berbeda. Nanti aku share resepnya di bawah ya πŸ™‚

 


Resep MPASI

Beberapa resep di bawah ini sudah pernah aku share di IGstory, tapi nggak apa-apa tetap aku share di sini ya. NOTE: karena aku nggak jago masak, jadi memang semuanya pake ilmu kira-kira dan nggak ada takaran pastinya. So, tentukan takarannya sendiri sesuai kebutuhan ya.

 

– Opor Ayam Kampung

  • Haluskan: bawang merah, bawang putih, kunyit, dan ketumbar
  • Geprek: lengkuas, jahe, dan serai
  • Santan (ini dikira-kira aja ya banyaknya)
  • Ayam kampung 3 potong (bagian dada dan paha)
  • Eloo untuk menumis
  • Air matang
    • Tumis bahan yang sudah dihaluskan dengan menggunakan eloo sampai wangi, lalu tambahkan bahan-bahan yang digeprek
    • Masukkan air matang dan ayam kampung
    • Setelah itu, baru masukkan santan sambil terus dicek kekentalannya
    • Masak hingga ayam empuk
    • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
    • Jika suhunya sudah turun, saring kuah opor, lalu masukkan ke dalam storage
    • Untuk daging ayam, suir lalu masukkan ke dalam storage yang terpisah dari kuah (jangan disatukan ya)
    • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu. Kalau aku, opor ayam kampung ini maksimal digunakan 2 hari setelah proses memasak karena khawatir akan asam.

 

– Daging Giling Kuah Bolognese

  • Bawang bombay
  • Bawang putih
  • Unsalted butter (UB)
  • Tomat merah ukuran sedang (aku pakai 4 tomat agar warna merahnya segar)
  • Wortel yang dicincang (aku pakai Β½ wortel saja)
  • Kacang merah
  • Daging giling
  • Oregano bubuk
  • Air matang secukupnya
    • Rebus kacang merah dan wortel yang sudah dicincang sampai lembut
    • Rebus tomat dalam keadaan utuh (belum dipotong – jadi masih tomat bulat), setelah matang baru deh dipotong-potong dan dibuang kulitnya. Lalu blender tomat tersebut.
    • Tumis bawang bombay dan bawang putih menggunakan UB, sampai wangi
    • Setelah itu, baru masukkan daging giling dan oregano. Tambahkan air jika perlu tapi nggak usah terlalu banyak. Jangan lupa masukkan kacang merah dan wortel yang sudah direbus tadi.
    • Masukkan tomat yang sudah diblender ke dalamnya, lalu masak sampai matang
    • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
    • Jika suhunya sudah turun, kuah dan daging giling langsung dimasukkan ke dalam storage yang sama
    • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu. Kalau aku, opor ayam ini maksimal digunakan 3 hari setelah proses memasak.

 

– Ceker Ayam Kuah Hainan

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Jahe
  • Serai
  • Daun pandan
  • Ceker ayam
  • Eloo untuk menumis
  • Air matang secukupnya
    • Tumis bawang merah dan putih menggunakan eloo, sampai wangi
    • Lalu masukkan jahe, serai, dan daun pandan
    • Masukkan ceker ayam dan air secukupnya, masak sampai ceker empuk
    • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
    • Jika suhunya sudah turun, kuah dimasukkan ke dalam storage. Lalu ceker dimasukkan ke dalam storage yang berbeda dengan kuah.
    • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu

 

– Roti kukus keju

  • Potong pinggiran roti lalu oleskan UB
  • Tabur keju di atasnya, lalu tutup lagi dengan roti
  • Kukus kurang lebih 5-10 menit
  • Sajikan!

 

Bahan makanannya pakai merk apa aja sih?

  • Bubur beras putih, beras merah, dan mix rice: Beras Organik Bionic Farm
  • Kentang: Bonavista Baby Potato
  • Eloo (extra light olive oil): Bertolli
  • Keju: Belcube Plain The Laughing Cow (jauuuh lebih enak dari merk yang aku pakai bulan lalu)
  • Oat: Quaker Oat (warna merah)
  • Tahu: Tofu Jepun Kong Kee (rasa original)
  • UB (unsalted butter): Anchor
  • Yogurt: Elle & Vire (rasa plain)
  • Roti: Lauw
  • Pasta: Orgran

 


Alhamdulillah, akhirnya kelar!!! My husband must be proud of me, setelah kemarin tulisan ini dikacangin pas setengah jalan akhirnya bisa kelar juga! Hahahaha.. Secepat kilat aku akan bikin yang MPASI 9 bulan ya, biar kalian nggak nunggu lama. Jika ada yang mau sharing atau bertanya, boleh banget tulis di kolom bawah ya. Boleh juga di-forward ke buibu lain yang membutuhkan. Have a good day! πŸ˜€

Always Love,

AnindaΒ β€” The-A-Family

 

4,077 total views, 15 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

4,078 total views, 16 views today

Other posts

  • COMMENT (1)

    1. indi 01st August 2018 at 7:17 am -

      But Nind, AJM it apa?

      Reply

    Leave a Reply