Processed with VSCO with c1 preset

#TheAGoTo 03: KidZania Jakarta

Finally we’re off to KidZania!Wakacoseh dari Une kecil dulu, kami belum pernah ajak Une ke KidZania. Bukan karena nggak kepingin, tapi asli lupa-lupa terus. Sampai akhirnya sekarang umur Une sudah 5 tahun 9 bulan dan akhirnya kita ke sana! It’s a perfect time karena memang sudah ‘berumur’ jadinya Une bisa bebas memilih permainan yang dia mau. Yaaash! πŸ˜€

KidZania (Instagram: @kidzaniajakarta) ini terletak di Pacific Place Mall, di lantai paling atas. Pada hari Senin sampai Kamis hanya ada 1 waktu bermain, yaitu pukul 09:00 sampai 16:00. Nah, kalau di hari Jumat sampai Minggu ada 2 waktu bermain, pagi dan sore. Untuk waktu pagi dimulai jam 09:00 sampai 14:00, we picked this one. Di KidZania, anak-anak (sampai maksimal usia 16 tahun) bisa bermain profesi dan ada sekitar 100 profesi di sini! Durasi setiap sesi permainan antara 15-20 menit dan sistemnya antri karena setiap sesi permainan tuh paling banyak cuma sekitar 10 anak, kalau sudah penuh ya berarti harus antri dulu. Oh ya, ketika hendak bermain, staff permainan pasti akan menyapa dengan “Selamat Malam!” which is sempat membuat Une bingung karena sekarang ‘kan masih pagi kok bilangnya selamat malam(?) Ternyata memang begitulah di KidZania, anak-anak seolah berada di alam mimpi kalau sedang bermain di sini karena bisa beraktivitas layaknya orang dewasa. That’s why anak-anak juga dipanggil dengan sebutan Bapak/Ibu, bukan Kakak/Adik. Bermain profesi yang ditawarkan di KidZania ini sebenarnya ‘bekerja’ seperti orang dewasa. Misalnya, saat bekerja di pabrik Indomie, berarti anak akan bekerja membuat mie dan setelah itu anak akan digaji menggunakan Kidzos (mata uang KidZania). Kidzos ini bisa digunakan untuk membayar taxi/bus (naik taxi/bus di dalam KidZania kalau capek jalan), membeli merchandise, atau simply mau ditabung juga bisa (ada Bank BRI khusus KidZania di dalam sini plus ada mesin ATM-nya yang bisa mengeluarkan Kidzos). Wow, aku dan suami sangat amazed! Selain itu, di sini tuh bisa bikin SIM KidZania (kalau sudah punya SIM berarti boleh mengendarakan mobil di KidZania) dan Passport KidZania juga! *jikalau di masa kecilku ada tempat seperti ini…*

Eeet, jangan sedih, Ibu dan Bapak! Sekarang ini ada program Parent’s Experience di KidZania!Alias ibu dan bapaknya bisa ikutan maiiin!!! SERU BANGET! Aku langsung excited parah begitu tahu ada program ini and got a chance to play! Jadilah, akhirnya kemarin kami sekeluarga kesana plus aku bawa adikku (Une called her as Teta) juga yang dari dulu pingin main ke KidZania tapi sudah kelebihan umurnya hahaha.. Di program Parent’s Experience ini pendamping dewasa bisa ikutan main di profesi manapun as long as bawa anaknya yaa.. Jadi nggak bisa tuh kalau mau nge-date berduaan pacarnya kesini hahaha harus bawa keponakan biar bisa main bareng! Dan pastinya siapapun yang ikutan Parent’s Experience ini bakalan excited banget sih, bahkan lebih excited daripada anak-anaknya. Oh ya, program Parent’s Experience ini cuma ada pada pada hari Jumat (hanya di waktu bermain kedua jam 15:00 sampai 20:00) dan Sabtu juga Minggu (whole day!). So, book your ticket and have fun!

Our play time…

Kami sampai di KidZania sekitar pukul 09:15. Une sempat bingung karena kami datang di saat mall masih tutup dan gelap, hahahaha katro deh Une πŸ˜€ Nah, di awal setiap permainan yang kami ikuti, pasti kami diperkenalkan dan diajarkan dulu nih hal tentang pekerjaan yang akan kami kerjakan dan penjelasannya tuh memang bergaya anak-anak banget jadi pasti anak-anak cepat mengerti. Permainan yang kami pilih bekerja di:

  1. Pabrik sepatu Specs – yang ikutan main: Une, Ibu, dan Ayah. Di sini diajarkan cara mengecek kekuatan dan keawetan sepatu dan tali sepatu. Sehabis itu ada sesi main tendang bola juga menggunakan sepatu yang tadi dicek. Une super happy bisa main bola, hahaha.
  2. Pabrik cokelat Silverqueen – yang ikutan main: Une, Ibu, Ayah, dan Teta. Berhubung waktu itu masih pagi dan kami kelaparan belum sempat sarapan, akhirnya tercetuslah ide buat ‘bekerja’ di pabrik ini karena setelah bekerja selain mendapat gaji juga dapat cokelat, hahahaha licik. Kami yang tua-tua ini malah excited sendiri menaruh kacang mede dan cokelat ke dalam cetakan. Duh, kalo dipikir-pikir malu(-maluin) juga… Hehehe..
  3. Pabrik wafer Tango – yang ikutan main: Une, Ibu, dan Teta. Sama seperti di pabrik yang sebelumnya, di pabrik ini kami ngincer makan wafernya, hahaha. Nah, jadi waktu di awal mula permainan ‘kan diberikan penjelasan tuh mengenai komposisi wafer ini, kami nggak ada yang ngedengerin karena sudah fokus sama lembaran wafernya. Ternyata eh ternyata, setelah selesai dijelaskan, staff-nya nanya dong ke kami tentang komposisi wafer ini. WAKAKAKAKA ANCYUR KAYAK UJIAN, kami nggak bisa jawab cuma ngakak aja. Untuuung Une ngedengerin dan bisa jawab, fiuh alhamdulillah Une! Kamu menolong Ibu dan Teta!
  4. Pabrik teh Pucuk Harum – yang ikutan main: Une aja (yang tua-tua nggak ikutan karena ada satu adegan para pekerja di sini harus jalan kaki ke tempat perkebunan daun teh yang mana berbeda tempat dari pabriknya terus harus sambil ngomong: pucuk-pucuk-pucuk, malu deh jadinya *masih punya malu ternyata guys*). Une memang pingin banget permainan ini dari pertama kali lihat jadi he was very enjoy! Nggak ada Ibu atau Ayah nggak masalah dan kayaknya juga nggak peduli hahaha, apalagi setelah selesai dapat satu gelas teh pucuk, makin tambah hepi deh doi πŸ˜€
  5. Pabrik Sari Roti – yang ikutan main: Une aja (tadinya Ibu mau ikutan eh tapi satu sesinya cuma untuk 4 anak kalo nggak salah, masa Ibu rebutan sama anak kecil wkwkwk, ngalah deh). Di pabrik ini, Une bikin sate roti. Rotinya dipipihkan dulu pakai rolling pin, dioles selai, dipotong-potong, ditusuk pakai tusukan sate, jadi deh sate roti! Ide cemerlang nih buat bekal anak sekolah πŸ™‚
  6. Pabrik Indomie – yang ikutan main: Une dan Teta. Pabrik ini menjadi salah satu favoritnya anak-anak, makanya nggak heran antrinya juga panjaaang. Une dan Teta diajarkan cara membentuk mie, they’re very excited sampai ketawa-tawa sendiri. Pulangnya dapat oleh-oleh mie di dalam tas balon.
  7. Menjadi pemadam kebakaran – yang ikutan main: Une aja (tadinya Ayah mau ikut eh tapi Ayah terlalu besar nggak bisa naik mobil pemadam kebakarannya. LOL!!!). Ini mah udah jadi kewajiban ya, tiap kemana-mana ada permainan profesi jadi pemadam kebakaran sudah kudu wajib main kayaknya bagi Une. Katanya, “Jadi bomba (pemadam kebakaran) ‘kan cita-citaku, Ibu!!!” Okelah πŸ˜€
  8. Menjadi pesulap – yang ikutan main: Une dan Ibu. Di sini diajarin cara-cara sulap dan ada mantra sulapnya juga. Benar-benar seru deh sulapnya, Une dan Ibu sampai terbengong-bengong. Oh ya, kalau mau ikutan permainan ini harus bayar berapa Kidzos gitu, aku lupa pastinya berapa tapi nggak mahal kok. Sebenarnya kalo sudah belajar sulap ini, boleh ikutan show di atas panggung dan nanti mendapatkan gaji juga. Tapi kemarin kami nggak ikutan, karena masih mengejar waktu ingin main di permainan lain.

Dua kata: seru banget! Kayaknya kemarin kami termasuk beruntung karena KidZania tidak terlalu ramai, jadi bisa bermain di 8 permainan. Di tengah-tengah waktu bermain, kami sempat makan siang dulu di dalam KidZania sebelum akhirnya melanjutkan permainan. Oh ya, di KidZania ini ada nursery room lho! Jadi untuk ibu-ibu yang bawa bayi seperti diriku nggak perlu gundah-gulana πŸ˜€ Awalnya, kami kira bermain 5 jam di KidZaniawould be a looong time banget rasanya, tapi ternyata nggak sama sekali. Bahkan ketika waktu bermain sudah habis, Une langsung bilang, “Jadi, sekarang udah jam 2, Bu?” Cepat sekali nggak terasa! Padahal masih banyak sekali permainan yang belum dicoba. Une masih penasaran jadi polisi dan kerja di pubrik nugget, Ibu masih penasaran jadi pilot, Ayah masih penasaran bikin SIM dan jadi pembalap, dan Teta masih penasaran kerja di salon dan Indomaret. Hahaha, yowes nanti main lagi yaaa.. Selesai bermain, saatnya pulang dan kembali ke dunia nyata, hehehe. Sebelum pulang, Une datang ke Bank BRI KidZania untuk nyetorin gajinya dan bikin kartu ATM, hahaha bener-bener kayak Ibu Ninda kalo ada invoice cair πŸ˜€

Foto-foto keseruan kami waktu bermain ada di bawah ini ya!

IMG_0028

IMG_0027

IMG_0026

IMG_0024

IMG_0020

IMG_0021

Processed with VSCO with c1 preset

Processed with VSCO with c1 preset

IMG_0025

Processed with VSCO with c1 preset

IMG_0023

Processed with VSCO with c1 preset

Processed with VSCO with c1 preset

IMG_0022
happy faces! *dan aku kuruz yeaaay!*

Why we love this place?

  • Seluruh permainan profesi yang ada di sini membuat anak untuk berpikir kreatif dan mandiri, karena mostly cara bermainnya hands-on. Selain itu, mengajarkan anak untuk bertanggung jawab dengan gaji Kidzos yang mereka miliki (“mau diapain nih uangnya? ditabung atau nggak ya?”), which is super good I think!
  • All staffs were well trained dan sangat membantu anak-anak πŸ˜€
  • Bagi yang membawa bayi, tempatnya nyaman kok. Cukup luas dan stroller friendly, juga ada nursery room-nya.
  • One-stop family place. Anak dan ortu bisa bermain bersama plus diselingi makan. Anak hepi, ortu hepi.
  • Menurutku tiket masuknya cukup affordable ya, apalagi puas ‘kan main berjam-jam di dalam πŸ™‚

Our tips

  • Kata staff-nya paling enak tuh datang di Jumat Sore atau Minggu Sore, karena katanya paling sepiii.. Kebetulan kemarin aku datang di Minggu Pagi dan cukup sepi juga, hehehe. Sebisa mungkin hindari datang di hari kerja, karena biasanya banyak sekolah yang kunjungan ke KidZania (dan itu katanya ruame buanget bisa ribuan orang di dalam situ dan paling cuma bisa main 3-4 permainan aja).
  • Pakai pakaian yang nyaman dan sepatu keds (biar lebih enak bergerak)
  • Bawa pakaian ganti untuk anak takut keringetan karena heboh main
  • Nah, tidak boleh membawa makanan/minuman dari luar lho ya! Kalau makanan/minuman bayi (MPASI) sih boleh πŸ™‚
  • Bawa obat-obatan pribadi jika perlu
  • Jangan lupa bawa kamera! πŸ˜€

Any recommendation for another family place? Drop your comments below! And by the way, thank you for reading! πŸ™‚

Β Always Love,

Β AnindaΒ β€” The-A-Family

Β #SponsoredReview

3,762 total views, 7 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

3,763 total views, 8 views today

Other posts

  • Kai kidzanian saya jadi mau ih mie nya tapi yang rebus rasa kari ayam πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ hihi Zee you

  • COMMENT (1)

    1. difa 30th April 2018 at 8:16 pm -

      Kai kidzanian saya jadi mau ih mie nya tapi yang rebus rasa kari ayam πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ hihi Zee you

      Reply

    Leave a Reply