Processed with VSCO with c1 preset

Parenting: MPASI 7 Bulan ala Ayra

Setelah banyaaak banget DM IG dan komentar positif di cerita sebelumnya tentang MPASI (baca di sini), akhirnya aku tergerak untuk bikin cerita MPASI 7 bulan ala Ayra. Senang sekali ternyata ceritaku kemarin bisa membantu banyak buibu, thank you so much for reading, ya! Bahkan ada seorang temanku yang bilang kalau menu dan resep MPASI Ayra kemarin dia print terus ditempel di kulkas *huhuhu terharu* dan alhamdulillah anaknya lahap makan. Ya ampun, aku happy banget pas tau! πŸ˜€

Well, kita mulai aja yaaa… Cus neik!

 


Menu MPASI

Masih sama acuannya dengan MPASI bulan lalu, aku tetap mencoba memadupadankan bahan makanan yang sekiranya cocok menjadi sebuah menu. Sebisa mungkin aku nggak bikin menu ajaib (baca: protein hewani dicampur buah, sayur dicampur ASIP, dsb), jadi semuanya InsyaaAllah enak untuk bayi (dan ibunya juga kalau mau cobain hehehe). Di tujuh bulan ini mulai muncul nih beberapa bahan makanan baru, seperti: salmon, jagung, kacang lentil, nectarine, dll. Buibu sekalian bisa cek di bawah ini ya, untuk bahan makanan yang dicetak tebal berarti baru pertama kali diberikan ke Ayra. Untuk penjelasan tentang setiap bahan makanan baru, akan aku jabarkan di bagian Diary MPASI ya.

 

7 bulan PNG
* note: tulisan yang dicetak tebal = bahan makanan yang baru pertama kali diberikan *

 


Diary MPASI

Berbeda dengan Diary MPASI di cerita sebelumnya, kali ini aku akan lebih menjabarkan beberapa facts tentang MPASI Ayra, jadi nggak cerita day by day. Kenapa nggak cerita day by day lagi karena alhamdulillah di MPASI bulan ini less drama hehehe, berbeda sekali dengan bulan sebelumnya.

  • Di usia 7 bulan ini, tekstur makanan Ayra sudah lebih padat dan agak kasar dibandingkan dengan 6 bulan kemarin. Tapi, karena bulan kemarin itu ada drama konstipasi jadilah aku benar-benar perlu ekstra perhatian dalam meningkatkan tekstur makanan ini. Perlu bertahap dan pelan-pelan.
  • Berbeda dengan Une (anak pertamaku), untuk Ayra finger foods baru ada di akhir bulan ke-7 ini, sedangkan dulu abangnya sudah dari awal masuk 7 bulan. Kenapa? Lagi-lagi karena drama konstipasi di bulan lalu itu. Waktu itu DSA-nya Ayra pernah bilang mengacu dari pengalaman konstipasi kemarin lebih baik tunggu dulu untuk memberikan finger foods, better di antara usia 8-9 bulan aja. Oke deh, aku nurut aja walaupun pada akhirnya cheating di 8 bulan kurang 2 hari πŸ˜€
  • Porsi sekali makan = 2 sampai 3 sendok makan orang dewasa
  • Makan sudah 3x sehari, 1x di pagi hari dan 2x di siang dan sore hari. Untuk menu makan siang dan sore, masaknya aku pisah (nggak aku masak sekali dari pagi gitu karena takut nggak fresh lagi). Jadi, untuk makan siang dimasaknya dari pagi dan untuk makan sore dimasaknya dari siang.
  • Sekarang, hampir semua makanan Ayra dimasak dengan menggunakan slowcooker (aku menggunakan merk Takahi yang 0,7 liter). Untuk puree buah, masih menggunakan kukusan.
  • Untuk setiap menu utama (jika itu savory meal) PASTI aku tambahkan tumisan bawang bombay + extra light olive oil (eloo) atau bawang bombay + unsalted butter (UB) or just only extra virgin olive oil (evoo). Jadi walaupun aku nggak tulis di menu di atas, tapi tetap aku tambahkan ya.
  • Bahan makanan baru:
    • Semua karbo yang di bulan lalu memakai tepung organik, mulai bulan ini memakai beras beneran. Yeaaay! Eh tapi, ada dramanya lho. Awal-awalnya Ayra sempat nggak mau dan mulai memunculkan gelagat GTM. Waktu itu memang cara masaknya belum aku campur semua dan masih pakai metode kukus (beras dimasak sampai jadi bubur, protein dan sayur dikukus, baru kemudian dicampur). Aku langsung ngeh kayaknya metodeku salah dan mungkin rasanya jadi aneh karena dimasak sendiri-sendiri. Mulai dari saat itu, aku masak bubur beserta lauk pauknya langsung di dalam slowcooker. Alhamdulillah, Ayra doyan dan nggak pernah menunjukkan gelagat GTM lagi. Yeay!
    • Salmon dan kaldu salmon β†’ jujur, sebenarnya aku agak deg-degan memberikan salmon di usia Ayra yang tepat 7 bulan kemarin. Karena banyak sekali artikel yang bilang katanya salmon merupakan salah satu protein pemicu munculnya alergi pada bayi. Cuma seingatku pada Une, alergi ini tidak muncul. Bismillah, aku kasih dan ternyata reaksi pada Ayra… kulitnya kering. Tapi, yang kering cuma kulit bagian punggung. Nggak ada merah-merah atau gatal sih, cuma kering aja. Terus aku jadi ingat, kayaknya setiap aku makan salmon (baik yang matang maupun sashimi), pasti kulit Ayra kering. Biasanya kalau udah kering begini aku akan kasih Ezzera Cream atau Mothercare Baby Liquid Talc (andalanque wkwk) and it gets better. Pokoknya masalahnya cuma ada di kulit punggungnya Ayra yang jadi kering itu deh, selebihnya oke, Ayra doyan banget dan BABnya lancar. Nah, karena menurutku masalahnya cukup ringan dan Ayra juga nggak rewel, akhirnya aku coba kasih salmon lagi di akhir 7 bulan ini dan ternyata reaksinya masih sama aja. Well, kayaknya untuk next trial akan aku berikan di pertengahan/akhir 8 bulan aja deh ya.
    • Semangka β†’ aku beli semangka merah tanpa biji, alhamdulillah Ayra doyan. Oh ya, waktu itu pernah dengar ada beberapa bayinya temanku yang alergi semangka (kulitnya jadi bintik-bintik merah gitu), tapi alhamdulillah Ayra nggak.
    • Jagung β†’ alasanku baru memberikan jagung di usia 7 bulan ini, karena jagung itu banyak lapisannya sehingga perlu disaring berkali-kali sampai halus sekali. Aku rasa sekarang Ayra udah siap sih dikasih jagung dan ternyata memang nggak ada kendala.
    • Buncis β†’ aku menggunakan buncis baby yang kecil-kecil. Ayra suka.
    • Tempe β†’ aku menggunakan tempe organik. Untuk tempe (dan tahu) biasanya aku tumis menggunakan bawang bombay dan eloo sampai asal matang (jangan sampai keras) baru aku campurkan dengan bubur yang sudah matang untuk disaring kasar. Kenapa tidak ikut masuk ke dalam slowcooker? Karena tempe dan tahu jika dimasak di dalam slowcooker hasil akhirnya suka terlalu benyek, jadi aku prefer untuk ditumis aja.
    • Zukini β†’ ini termasuk salah satu sayur yang umum banget diberikan pada saat MPASI 6 bulan, tapi karena di supermarket yang biasa aku datangi zukini kosong terus, jadi baru bisa kasih di 7 bulan ini. Begitu beli, aku langsung browsing cara masaknya karena kebetulan pas Une MPASI dulu nggak pernah coba sayur ini. Ternyata ada cara khusus untuk memasak sayuran ini, katanya kalau salah cara bisa jadi pahit karena sayuran ini mengandung getah. Ya sudah, akhirnya aku coba ikuti cara tersebut. Selesai dimasak dan dicobakan ke Ayra, eh kok kayak nggak doyan.. Makanannya habis sih mungkin karena bahan makanan lainnya yang aku campurkan bersama zukini ini memang sudah Ayra kenal sebelumnya, tapi nggak selahap biasanya gitu.
    • Edamame β†’ kalau aku masukin bahan makanan ini ke IGstory, banyak banget deh yang nyangka pete, hahaha.. Aku suka edamame. Murah, nggak gampang busuk, mudah dihancurkan saat disaring kasar. Love banget deh. Ayra juga suka banget!
    • Tomat β†’ ini salah satu bahan makanan yang suka jadi siasat aku untuk menjadikan makanan lebih β€˜segar’. Alhamdulillah Ayra doyan, tapi jangan sampai kebanyakan ya, nanti jadi agak asam. Oh ya, biji tomatnya selalu aku buang dulu.
    • Kacang hijau β†’ kebetulan aku pakai kacang hijau kupas, belinya di supermarket. Untuk kacang hijau ini karena biasanya dimasak untuk makanan manis, jadi nggak pernah aku campurkan di savory meal. Sebisa mungkin padanannya ya bahan makanan yang manis juga, kayak ubi ungu atau kabocha. Hihihi itu kalau aku ya.. πŸ˜€
    • Kacang lentil β†’ di suatu malam aku galau banget cari sumber protein nabati lain untuk Ayra, sampai akhirnya aku ketemu dengan kacang lentil ini. Aku sama sekali belum pernah makan kacang ini jadi ya nggak tahu bentuk dan rasanya seperti apa, apalagi menu makanannya. Kacang lentil ini umumnya dibikin sup dan dimakan bersama roti, tapi berhubung Ayra belum makan roti okelah aku modifikasi dijadiin campuran bubur aja, hehehe. Oh iya, aku beli kacang lentil ini di Shopee (nama tokonya β€˜noshibabyjakarta’ #noendorse), dan yang jenis mix lentil ya (campuran dari red, yellow, and green lentil). Kalau aku, sebelum dimasak kacang lentil ini direndam dulu di dalam air matang sekitar 2 jam (kalau nggak sempat 2 jam juga nggak apa-apa tapi pastikan direndam dulu), supaya kacang lentilnya mekar dan lebih gampang diolah. Baru deh kalau sudah kelar direndam, langsung ikutan dicemplung ke dalam slowcooker. Yeay! Ayra doyan kacang lentil!
    • Mix rice β†’ ini perpaduan dari beras putih, merah, cokelat, dan hitam. Kebayang β€˜kan sehatnya kayak apaaa, hihihi.. Aku beli di tempat yang sama dengan kacang lentil di atas. Oh ya, beras ini organik ya.. Super love!
    • Nectarine β†’ jadi suatu hari Ayra mulai susah BAB, sebagai ibu-ibu pastinya aku super galau. Aku langsung ke supermarket langganan buat beli pear/buah naga merah/peach. Setelah dicari, ternyata peach-nya habis dan ada nectarine (mirip peach juga). Coba beli satu dan langsung dicobakan ke Ayra. Simsalabim! Langsung BAB banyaaak.. Wah nambah lagi nih ilmu berharga kamus buah-buahan untuk memperlancar BAB bayi, hahaha..
    • Gindara dan kaldu gindara β†’ karena kemarin sempat galau dengan efek salmon, akupun coba cari ikan lain yang kira-kira aman untuk bayi. Setelah baca-baca, banyak artikel yang bilang gindara bagus dan less allergic. Nah untungnya di supermarket langganan ada gindara fillet, langsung aku beli. Daging gindara memang lembuuut banget β€˜kan, cocok deh buat bayi. Ayra doyan dan alhamdulillah nggak ada tanda-tanda alergi. Yes!
    • Pisang β†’ salah satu bahan makanan yang aku pantaaang banget selama MPASI Ayra ini. Bukan kenapa-napa, tapi karena dulu tuh Une kalau sudah makan pisang pasti BABnya jadi lebih keras, dan terlebih karena Ayra ada riwayat konstipasi β€˜kan, jadi aku agak ragu mencobanya. Nah, karena waktu itu masih ada sisa nectarine di rumah, jadinya aku berani cobain pisang ke Ayra. Awal makan, wah ini sih suka banget! Mulutnya mangap terus hehehe, tapi di percobaan awal ini aku cuma berani kasih setengah pisang, yaaa daripada-daripada ya β€˜kan.. Oh iya, aku pakai pisang cavendish dan bagian tengah pisang dibuang dulu ya.
    • Pokcoy β†’ salah satu favoritnya Ayra!
    • Kaldu sayur β†’ mudah dan enak! Aku pakai kentang, wortel, kacang merah, dan tomat. Penasaran resepnya? Cus, ada di bawah ya!
    • Kaldu kuah soto β†’ sejenis kaldu kuning bening untuk variasi kaldu supaya Ayra makin doyan makannya. Alhamdulillah, cocok ya Ay rasanya πŸ˜€
    • Jagung muda β†’ Ayra suka dan lahap.
    • Sawi putih β†’ sayur dadakan jadi pakai stok sayur untuk masak di rumah. Alhamdulillah, suka!
  • Akhirnya memberanikan diri untuk kasih pepaya lagi, tapi kali ini nggak mau single menu dan dicampur aja deh pakai pear + air jeruk medan. Alhamdulillah, nggak ada drama konstipasi lagi. Kayaknya memang harus memadupadankan makanan yang memancing konstipasi dengan makanan yang melancarkan konstipasi deh ya, supaya aman.
  • Kemarin sudah coba finger foods yaitu pakai nectarine potong. Kenapa nectarine? Karena nectarine daging buahnya lembut dan teksturnya enak untuk digigit. Ayra suka pakai metode BLW (Baby Led Weaning) ini, walaupun memang harus ekstra perhatian hehehe apalagi baru pertama kali β€˜kan. Oh iya, awal-awal makan sempat bingung cara ambil nectarine-nya karena agak licin, tapi lama-lama bisa kok πŸ˜€

 


Resep MPASI

Beberapa resep di bawah ini sudah pernah aku share di IGstory, tapi nggak apa-apa tetap aku share di sini ya. NOTE: karena aku nggak jago masak, jadi memang semuanya pake ilmu kira-kira dan nggak ada takaran pastinya. So, tentukan takarannya sendiri sesuai kebutuhan ya.

 

– Ikan (Salmon/Gindara)

  • Kaldu ikan:
    • 3 potong ikan salmon/gindara
    • Jahe
    • Daun jeruk
    • Sereh
    • Daun kemangi
    • Tomat hijau
    • Jeruk nipis
    • Bawang putih + Eloo
    • Air matang
      • Bersihkan potongan ikan salmon/gindara. Jika sudah bersih, olesi ikan dengan air perasan jeruk nipis, diamkan.
      • Tumis bawang putih + eloo sampai wangi, masukkan air matang sesuai kebutuhan
      • Masukkan potongan ikan yang sudah diolesi jeruk nipis tadi, jahe, daun jeruk, sereh, dan tomat hijau ke dalam rebusan air. Masak hingga mendidih dan wanginya sedap (kalau aku biasanya dimasak selama 30 menit). Daun kemangi baru diberikan ketika hampir matang, agar tidak layu. Cek air, jika menyusut tambahkan lagi.
      • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
      • Jika suhunya sudah turun, saring kaldu hingga tersisa airnya saja. Setelah itu, baru deh masukkan ke dalam storage.
      • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu. Kalau aku, maksimal digunakan seminggu setelah proses memasak.
  • Daging ikan:
    • 3 potong ikan yang tadi direbus untuk diambil kaldunya
      • Nah, air kaldunya kan sudah dimasukkan ke storage, sekarang giliran daging ikannya. 3 potong ikan tersebut disuir sampai halus, perlu ekstra perhatian jangan sampai ada duri yang tertinggal. Setelah itu, langsung masukkan ke dalam storage, beri tanggal, dan simpan di dalam freezer.

 

– Kaldu Sayur

  • Kentang
  • Wortel
  • Kacang merah
  • Tomat merah
  • Seledri ikat
  • Daun bawang
  • Bawang bombay + Eloo
  • Air matang
    • Tumis bawang bombay + eloo sampai wangi, masukkan air matang sesuai kebutuhan
    • Masukkan semua bahan: kentang, wortel, kacang merah, tomat merah, seledri ikat, dan daun bawang. Masak hingga mendidih dan wanginya sedap (kalau aku biasanya dimasak selama 30 menit). Cek air, jika menyusut tambahkan lagi.
    • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
    • Jika suhunya sudah turun, keluarkan seledri ikat dari dalam kaldu (kenapa? karena seledri tidak baik jika dipanaskan berkali-kali). Setelah itu, baru deh masukkan ke dalam storage beserta semua sayuran yang ada di dalam kaldu.
    • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu. Kalau aku, maksimal digunakan seminggu setelah proses memasak.

 

– Kaldu Kuah Soto

  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Daging giling (sebenarnya bisa pakai protein lain, tapi kemarin kebetulan ada daging giling di rumah jadi aku pakai aja)
  • Kentang secukupnya
  • Kunyit (diparut)
  • Jahe (digeprek)
  • Sereh
  • Seledri ikat
  • Daun bawang
  • Eloo untuk menumis
  • Air matang
    • Karena ini pakai daging giling, jadi rebus dulu daging giling sampai keluar kotorannya. Lakukan berkali-kali sampai dirasa sudah bersih.
    • Tumis bawang merah dan bawang putih dengan menggunakan eloo sampai wangi, masukkan air matang sesuai kebutuhan
    • Masukkan semua bahan yang aku sebutkan di atas. Masak hingga mendidih dan wanginya sedap (kalau aku biasanya dimasak selama 30 menit). Cek air, jika menyusut tambahkan lagi.
    • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
    • Jika suhunya sudah turun, saring kaldu, karena yang masuk storage itu hanya: kaldu (air), daging giling, dan kentang
    • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu. Kalau aku, maksimal digunakan seminggu setelah proses memasak.

 

– Mix rice + hati ayam + kacang merah + bayam + kaldu sayur

  • Cuci bersih 1 sendok makan mix rice sebelum digunakan
  • Rebus kacang merah sampai empuk. Kenapa perlu direbus? Karena kacang merah ini cukup keras dan lama saat dimasak. Jika langsung dimasukkan ke dalam slowcooker, ia akan menyerap banyak kaldu, padahal kaldu akan digunakan untuk membuat beras menjadi bubur. Kalau sudah empuk, angkat.
  • Masukkan ke dalam slowcooker: mix rice yang sudah dicuci tadi, hati ayam, kacang merah yang tadi sudah direbus, dan kaldu sayur. Kalau pengalamanku, durasi memasaknya bisa antara 2-3 jam ya. Selalu cek kaldu, jangan sampai kering. Jika ternyata kering, bisa tambahkan kaldu lagi atau jika stok kaldu pas-pasan bisa pakai air hangat matang.
  • Setelah 2-3 jam, cek bubur. Kalau sudah lembut semua, matikan slowcooker.
  • Nah, untuk bayam memang sengaja tidak dimasukkan ke dalam slowcooker karena khawatir overcooked. So better, direbus saja bayamnya sampai matang. Jika sudah matang, haluskan.
  • Jangan lupa, tumisan bawang bombay dan eloo juga harus ada
  • Aduk dan saring kasar bubur tadi, campurkan bayam yang juga sudah dihaluskan, dan juga tumisan bawang bombay + eloo
  • Sajikan deh!

 

– Kentang + gindara + kacang lentil + kembang kol + kaldu gindara

  • Cuci bersih 1 sendok makan kacang lentil, kemudian rendam selama sekitar 2 jam (kalau kurang juga tidak apa-apa) di dalam air matang
  • Masukkan ke dalam slowcooker: kentang, gindara, kacang lentil yang sudah direndam tadi, kembang kol, dan kaldu gindara. Sama seperti sebelumnya, durasi memasaknya bisa antara 2-3 jam ya. Selalu cek kaldu, jangan sampai kering. Jika ternyata kering, bisa tambahkan kaldu lagi atau jika stok kaldu pas-pasan bisa pakai air hangat matang.
  • Setelah 2-3 jam, cek kembali. Kalau sudah lembut semua, matikan slowcooker.
  • Jangan lupa, tumisan bawang bombay dan eloo juga harus ada
  • Aduk dan saring kasar semua bahan tadi, campurkan juga tumisan bawang bombay + eloo
  • Sajikan deh!

 

– Puree pisang + keju

  • Belah pisang menjadi dua bagian, sisihkan bagian tengahnya. Jika sudah, kerok halus pisang tersebut.
  • Campur parutan keju di atas pisang tersebut
  • Sajikan deh!

 

Bahan makanannya pakai merk apa aja sih?

  • Bubur beras putih, beras merah, dan mix rice: Beras Organik Bionic Farm
  • Ubi ungu: Tepung Organik Bionic Farm
  • Kentang: Bonavista Baby Potato
  • Eloo (extra light olive oil): Bertolli
  • Keju: Belcube Plain The Laughing Cow (jauuuh lebih enak dari merk yang aku pakai bulan lalu)
  • Oat: Quaker Oat (warna merah)
  • Tahu: Tofu Jepun Kong Kee (rasa original)
  • UB (unsalted butter): Anchor

 


Yeay, itβ€˜s done! Terimakasih sudah membaca, hopefully tulisanku ini bisa berguna bagi buibu sekalian yaaa.. πŸ˜€ Jika ada yang mau sharing atau bertanya, boleh banget tulis di kolom bawah ya. Boleh juga di-forward ke buibu lain yang membutuhkan. Have a good day! πŸ˜€

Always Love,

AnindaΒ β€” The-A-Family

 

15,860 total views, 477 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

15,861 total views, 478 views today

Other posts

  • Bu nin, resep dan penjelasannya very helpfull, aku juga ikut nyontek menu mpasi ayra buat anakku πŸ˜…πŸ™πŸ» Terima kasih sharingnya …

    Mau tanya untuk menu mpasi 7 bulan Bu nin, menu pagi & sore kan sama ya. Nah itu Dimasak barengan kan ya ? Trus penyimpanannya gmn Bu ?

    • Halo, salam kenal ya.. Nggak aku masak sekaligus barengan hehehe, jadi yang sama itu ‘kan menu siang dan sore ya, untuk yang siang dimasaknya dari pagi dan yang sore dimasaknya dari siang. Aku pingin supaya lebih fresh aja, hehehe πŸ˜€

  • Ibuuu nin, makasih sharingnya membantu sekalii. Kalau boleh tau untuk ayra zukini nya gmn cara masaknya ? Maacih

    • Zukininya dipotong bagian ujungnya, lalu bagian yang dipotong tersebut digosok-gosok sampai getahnya keluar. Setelah bersih rendam kurang-lebih 5 menit di dalam air matang. Selesai! Bisa langsung dimasak di dalam slowcooker bersama bubur deh! πŸ˜€

  • Bu nindaaaaaa apakah akan ada menu mpasi 8 bulan Ayraaa dan selanjutnyaaa?? Aku tanpamu butiran debu, buuuuπŸ˜­πŸ˜‚

  • assalamu’alaykum mba, mba, izin save menu mpasi nya blh kah? insya Allah mau dicoba ke anak yg insya Allah sbntr lagi mau mulai mpasi anak..

  • Mba Ninda…blog ny bagus banget dan sangat membantu ibu-ibu muda yg lain.
    saya mau minta sarannya mba,gmn cara kalo anak di ajk makan sllu tutup mulut, anak saya usia 7 bln sekarang. makasi Mba.

    • Hai Mba Meme, punten saya baru baca komennya. Sudah coba divariasikan makanannya, Mba? Kemungkinan kalau baru umur 7 bulan dan sedang GTM biasanya karena ada masalah di tekstur, Mba πŸ™‚

  • COMMENTS (8)

    1. Meme 22nd June 2018 at 11:37 am -

      Mba Ninda…blog ny bagus banget dan sangat membantu ibu-ibu muda yg lain.
      saya mau minta sarannya mba,gmn cara kalo anak di ajk makan sllu tutup mulut, anak saya usia 7 bln sekarang. makasi Mba.

      Reply
      • The-A-Family 09th July 2018 at 6:10 pm

        Hai Mba Meme, punten saya baru baca komennya. Sudah coba divariasikan makanannya, Mba? Kemungkinan kalau baru umur 7 bulan dan sedang GTM biasanya karena ada masalah di tekstur, Mba πŸ™‚

        Reply
    2. ia 06th June 2018 at 11:11 pm -

      assalamu’alaykum mba, mba, izin save menu mpasi nya blh kah? insya Allah mau dicoba ke anak yg insya Allah sbntr lagi mau mulai mpasi anak..

      Reply
    3. Amania F 28th March 2018 at 2:25 pm -

      Bu nindaaaaaa apakah akan ada menu mpasi 8 bulan Ayraaa dan selanjutnyaaa?? Aku tanpamu butiran debu, buuuuπŸ˜­πŸ˜‚

      Reply
    4. Flastin 09th March 2018 at 4:35 pm -

      Ibuuu nin, makasih sharingnya membantu sekalii. Kalau boleh tau untuk ayra zukini nya gmn cara masaknya ? Maacih

      Reply
      • The-A-Family 16th March 2018 at 12:18 pm

        Zukininya dipotong bagian ujungnya, lalu bagian yang dipotong tersebut digosok-gosok sampai getahnya keluar. Setelah bersih rendam kurang-lebih 5 menit di dalam air matang. Selesai! Bisa langsung dimasak di dalam slowcooker bersama bubur deh! πŸ˜€

        Reply
    5. Maya Astuty 26th February 2018 at 9:05 pm -

      Bu nin, resep dan penjelasannya very helpfull, aku juga ikut nyontek menu mpasi ayra buat anakku πŸ˜…πŸ™πŸ» Terima kasih sharingnya …

      Mau tanya untuk menu mpasi 7 bulan Bu nin, menu pagi & sore kan sama ya. Nah itu Dimasak barengan kan ya ? Trus penyimpanannya gmn Bu ?

      Reply
      • The-A-Family 27th February 2018 at 8:00 am

        Halo, salam kenal ya.. Nggak aku masak sekaligus barengan hehehe, jadi yang sama itu ‘kan menu siang dan sore ya, untuk yang siang dimasaknya dari pagi dan yang sore dimasaknya dari siang. Aku pingin supaya lebih fresh aja, hehehe πŸ˜€

        Reply

    Leave a Reply