Processed with VSCO with c1 preset

Parenting: MPASI ala Ayra (Part 2 ― T&C, Menu MPASI, Diary MPASI, dan Resep MPASI)

As my promise di cerita tentang MPASI sebelumnya (bagi yang belum baca better baca dulu ya), cerita kali ini akan lebih panjang mengupas pengalaman Ayra di bulan pertama MPASI. Siapkan cemilan sebelum mulai membaca ya! Eh, tapi ada beberapa bagian yang mungkin agak jorok karena tentang konstipasi, hehehe. Sit back, relax, and happy reading πŸ˜€

 


T&C (terms and conditions) MPASI

Waduh, ribet banget MPASI aja pakai T&C?! Sebenarnya nggak ribet sama sekali kok, malah gunanya T&C ini untuk meminimalisir keribetan-keribetan yang mungkin muncul. T&C setiap ibu pasti berbeda, jadi memang tidak ada keharusan mesti sama di setiap poinnya. Isi setiap poinnya ya kembali lagi ke diri masing-masing sih, jadi memang fleksibel banget. Bahkan tidak membuat T&C sebenarnya sah-sah aja, tapi menurutku hal ini sangat perlu. Untuk anak-anak yang diasuh oleh pengasuh, sebaiknya ibu juga memberitahukan T&C ini ke pengasuhnya ya πŸ™‚

T&C MPASI Ayra yaitu…

  1. Makan tepat waktu. Pagi hari mulai makan di jam 09:00 dan sore hari makan di jam 16:00. Boleh telat nggak? Nah, karena ini T&C dibuat sendiri jadi ya jujur ada juga hari-hari yang kecolongan jadi ngaret deh dan ada juga yang malah jadi kecepetan, hehehe. Untuk spare time-nya aku kasih 1 jam sebelum dan sesudah, jadi makan pagi bisa di antara jam 08:00-10:00 dan makan sore bisa di antara jam 15:00-17:00. Sebaiknya nggak lewat dari jam-jam yang telah ditentukan tersebut agar anak belajar disiplin (dan we as mother juga belajar disiplin hehehe).
  2. Makan sambil duduk. Aku membiasakan Ayra untuk duduk di kursi makan jika memang sedang waktunya makan, tapi namanya juga anak kecil banget ya kadang dia bosan ‘kan ya.. Jadi kalau bosan ya pindah duduknya jadi dipangku. Kalau bosannya sampai menangis, bagaimana? Nah, kalau sudah begini memang jurus gendong paling ampuh, tapi tidak sambil disuapi ya. Nanti jika sudah reda tangisannya, baru deh diajak duduk dan makan lagi.
  3. Durasi makan. Setiap waktu makan aku batasi hanya 30 menit, habis atau tidak habis harus selesai. Kenapa? Ini banyak banget nih ditanyakan oleh followersku di IG beberapa waktu lalu saat aku sharing tentang MPASI Ayra. Jika dibatasi, anak jadi belajar bahwa dia hanya punya waktu sebentar untuk makan sehingga makanan perlu dihabiskan agar tidak lapar. Aku punya pengalaman tentang salah satu keponakanku. Kebetulan dia makannya lama banget dan diemut, satu suapan ketika acara Hi-5 mulai dan makanan tersebut baru dia telan ketika Hi-5 selesai. 30 MENIT 1 SUAPAN. Literally bikin aku bengong. Setelah suapan pertama itu berhasil ditelan, dia disuapi lagi ‘kan, terus diemut lagi, terus baru ditelan sekitar 15-20 menit kemudian. Ada kemajuan tapi tetap aja lama. Nah, hal ini sudah menjadi kebiasaan buat keponakanku ini, karena setelah aku tanya ke pengasuhnya ternyata akan ditunggu sampai kapanpun dia telan. Jadi ya satu mangkok makanan tuh bisa 1 jam lebih, itupun kalau lagi cepat. Mungkin keponakanku pikir, ‘yaaa mau kapan aku telan juga tetap disuapi kok.’ Jeng-jeng-jeng. That’s why I think duration is a must.
  4. Makan boleh sambil nonton tv. Pada poin ini, mungkin ada yang disagree, it’s ok. Aku mau share sedikit. Dulu, ketika Une baru awal MPASI, aku super idealis. Une sama sekali nggak boleh makan di depan tv yang menyala. Bahkan suatu waktu pernah dia sangat bosan sampai menangiiis tapi tetap aku paksakan dia untuk tetap duduk di kursi makan dan menghabiskan makanannya. Sadis? Iya. Tapi waktu itu aku pikir, ‘yang penting anak gue disiplin, makan ya makan nggak sambil nonton tv.’ Later, now Une is 5 years old dan hobinya makan sambil nonton tv. HAHAHAHAHA. Ya sudahlah yaaa, emak bapaknya juga makan sambil nonton tv kok πŸ˜€ Pokoknya selama makannya tetap lancar dan nggak malah jadi bengong nonton tv aja, menurutku it’s fine. Malah kata Uma (ibuku), dulu aku waktu kecil paling lahap makan sambil nonton iklan, wkwkwk.
  5. Makan tidak boleh sambil main. Lho, nonton tv boleh, kok main nggak? Karena main menggunakan tangan, sedangkan tangan dipergunakan untuk makan. Kalau tidak dibiasakan dari sekarang dan diperbolehkan makan sambil main, kelak anak akan minta disuapi saat makan karena tangannya sibuk main.
  6. Setiap ada menu bahan makanan baru, setidaknya diulang selama 2 kali (boleh berturut-turut atau diselang sehari), untuk melihat adanya indikasi alergi
  7. Setiap bahan makanan yang dimasukkan ke dalam storage diberikan tanggal, sehingga tahu mana yang lebih dulu masuk storage. Lalu terapkan metode first in first out (bahan makanan yang pertama kali masuk ke storage, itu yang pertama kali dimakan).
  8. Selalu siram air panas semua peralatan MPASI sebelum digunakan
  9. Tidak menggunakan gula dan garam sampai usia 1 tahun
  10. Berikan minum yang cukup. Kalau Ayra jujur aku nggak ada batasan berapa ml, tapi memang cukup banyak. Bahkan di luar jam makan pun aku tetap memberikan minum.
  11. Cek BAB. Konstipasi pada anak yang baru MPASI memang wajar terjadi. Jika sudah berhari-hari anak tidak BAB (sedangkan sebelum MPASI BABnya lancar setiap hari), sebaiknya langsung dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
  12. Fruits to remember. Jika anak sulit BAB, berikan: pear/peach/buah naga. Jika anak terus menerus BAB (diare), berikan: pisang. How about papaya? Pepaya tuh tricky banget deh… Untuk sebagian anak memang ada yang jadi melancarkan BAB, tapi untuk sebagian anak yang lain malah jadi penyebab konstipasi πŸ™

So far, itulah poin-poin yang aku terapkan di T&C MPASI Ayra. Nanti kalau ada lagi, pasti akan aku tambahin πŸ˜€

 


Menu MPASI

Seperti yang sudah aku bahas di cerita sebelumnya, aku memang cukup kaget dengan perubahan cara MPASI jaman sekarang VS MPASI jaman Une dulu. Jaman sekarang sama sekali tidak ada pantangan bahan makanan, as long as anaknya tidak menunjukkan indikasi alergi. Belum selesai kaget dengan hal tersebut, aku coba browsing menu MPASI jaman sekarang. Dan jujur, menu-menu yang aku temukan banyak sekali yang ajaib. Misalnya: brokoli dicampur ASIP, kabocha dicampur tempe, butternut squash dicampur kuning telur. Lalu, ada pula yang menu hari pertamanya: bubur beras putih dicampur santan. Hah, santan?! Sampai akhirnya aku menemukan menu makanan yang wajar diberikan saat MPASI, yaitu bubur ayam. Tetapi, saat aku membaca review dari ibu tersebut katanya si anak menolak makan, heran dong bukannya bubur ayam paling aman ya? Ternyata bumbu aromatiknya bejibun, segala sereh, ketumbar, kunyit, dll dll dll, dicampur semua. Huft, aku jadi makin kaget (+ bingung mau ikut menu yang mana).

I don’t judge and say mereka salah menjodohkan dan mencampurkan bahan makanan di menu MPASI, tapi menurutku memang agak ajaib aja menunya. Mungkin sebagian orang akan berpendapat, “ya sudahlah, namanya juga bayi belum ngerti rasa..” Menurutku hal ini malah perlu dikoreksi, karena mereka bayi dan ini awal mereka mengenal makan sehingga rasa yang diberikan harus benar-benar diperhatikan. Bagiku, MPASI adalah cara pertama membiasakan makan pada anak, sehingga nantinya diharapkan they have fun and enjoy do it. Oleh karena itulah, menu MPASI yang diberikan disesuaikan dengan cara kita makan sehari-hari. Coba deh, misalkan kita dikasih butternut squash yang dasar rasanya manis dicampur kuning telur, mau nggak kita makan? Jadi, buatku hal yang menjadi dasar pembuatan menu MPASI Ayra (dan Une dulu juga) adalah ‘kalau gue disuruh makan, gue mau makan, karena rasa dari menu tersebut masuk akal.’ That’s why, butuh waktu lumayan lama untuk menjodohkan setiap bahan makanan yang ada. Dan, inilah hasilnya…

 

2
* note: tulisan yang dicetak tebal = bahan makanan yang baru pertama kali diberikan *

 

Yup, memang Ayra tidak pakai menu tunggal di MPASI-nya. Alasannya, sudah ada di cerita sebelumnya ya, monggo dicek aja, hehehe. Untuk bahan makanannya ini hampir semuanya aku copas (copy paste) dari menu MPASI Une ketika usia 6 bulan dulu (kecuali: keju, daging giling, dan bayam). Jadi, Insyaa Allah aman πŸ™‚

 


Diary MPASI

  • Hari ke-1: Untuk sebulan pertama ini, memang aku ingin membuat makanan dengan tekstur sehalus mungkin dan tidak terlalu kental, namanya juga baru pengenalan. Porsi makannya juga masih sedikit untuk sebulan pertama ini. Setidaknya 2 sendok makan dewasa per mangkok. Hari ini, hari pertama Ayra makan. She’s too excited, bahan sampai narik-narik mangkoknya berkali-kali. Pas pertama kali disuapi, eh… bengong. Makanannya mulai dirasa-rasa, sampai akhirnya nggak mau mangap lagi di sekitar menit ke-20. Okay, akhirnya disuapi minum dan sangat doyan. 30 menit waktu makan telah habis dan Ayra menghabiskanΒ ΒΌ dari isi mangkoknya. Di sore hari, coba minum air jeruk medan. Alhamdulillah, doyan. First day easily passed!
  • Hari ke-2: Di hari kedua ini, aku ganti menu utama dari bubur beras putih menjadi kabocha. Why? Entah mengapa instingku ragu untuk kasih Ayra bubur beras putih lagi di hari ini. Aku takut Ayra bosan. Setelah cek tidak ada indikasi alergi, langsung aku coba berikan kabocha. And, she loves it dan selalu mangap! Puree alpukat di sore hari pun dihabiskan hingga tinggal sedikit lagi. Second day alhamdulillah lancar.
  • Hari ke-3: Menu hari ini adalah pengulangan bahan makanan di hari sebelumnya. Lancar jaya. Nah, di hari ini aku mulai curigesyen karena Ayra belum BAB sejak hari pertama MPASI. Padahal, sebelum MPASI tuh Ayra pasti BAB setiap hari. Waduh, galau banget. Aku coba kasih air putih lebih banyak dari kemarin dan aku pijat ‘I love you’ pada perutnya.
  • Hari ke-4: Perkenalan dengan kentang di hari ini tidak ada masalah sama sekali, Ayra suka banget. Di sore hari, aku coba kasih puree pepaya. Asumsiku, pepaya bisa melancarkan BAB, like everyone told me that. Ayra suka sekali dengan puree pepaya, bahkan sampai nambah dan habis 2 mangkok. Aku super happy karena berpikir kalau BAB Ayra akan lancar setelah ini. Lalu, aku share di IGstory tentang Ayra yang baru selesai makan puree pepaya ini. Tiba-tiba, temanku waktu SMA dulu DM ke aku. Katanya, anaknya konstipasi setelah makan pepaya dan BABnya sekeras batu. Jeng-jeng-jeng. Jujur, aku lupa efek pepaya di Une dulu seperti apa, tapi memang pepaya jadi salah satu buah yang aku kasih saat Une usia 6 bulan kok. Wah, aku langsung jadi deg-degan takut hal sama menimpa Ayra seperti anaknya temanku itu.
  • Hari ke-5: Aku langsung browsing kira-kira apa saja yang bisa melancarkan BAB. Lalu aku baca: sayuran hijau, salah satunya brokoli. Langsung saja, pagi itu aku kasih Ayra kentang dengan campuran brokoli, alhamdulillah suka. Sorenya, aku kasih puree pear. Pear selalu jadi andalanku sejak jaman Une dulu. Kalau sudah konstipasi sedikit aja, pasti langsung aku kasih pear, dan tidak lama langsung BAB cukup banyak. Aku coba kasih ke Ayra, alhamdulillah doyan dan mulai BAB. Tapi, hanya sedikit sekali karena sepertinya keras.
  • Hari ke-6: Pagi ini aku kasih bubur beras putih dengan campuran wortel, and I was wrong. Aku baru tahu setelahnya kalau wortel ternyata bisa mengeraskan BAB, ya Allah.. Langsung lemas. Aku langsung bersumpah (ciyeilah lebay) sampai hari terakhir di bulan pertama Ayra makan, aku nggak mau kasih wortel lagi, huhuhu menyesal. Puree pear tetap lanjut di sore hari. BAB tetap keluar sedikit demi sedikit.
  • Tanggal 30 Desember – 2 Januari: Ayra libur MPASI. Kenapa libur? Sebagai ibu, instingku bilang ada yang salah dengan pencernaannya karena masih banyak BAB yang belum keluar. Jika aku tambah lagi dengan makanan yang baru pasti akan semakin membuat Ayra tersiksa. Berkali-kali Ayra ngeden, tapi nggak keluar juga. Setelah aku cek, ternyata aku baru ngeh kalau Ayra tidak kuat ngedennya padahal BABnya bisa terlihat (duuuh maaf ya kalau jorok, taruh dulu deh makannya πŸ˜› ). Aku coba hubungi DSA Ayra dan beliau menyarankan untuk pakai Microlax. Setelah dipakaikan, alhamdulillah Ayra BAB cukup banyak, namun sepertinya belum selesai. Aku nggak mau memakaikan obat tersebut lagi, bukan apa-apa, aku nggak tega πŸ™ Ayra jadi super rewel, mungkin karena perutnya sakit. Pada saat itu, Ayra bisa 5-6x BAB sehari, tapi ya keluarnya sangat sedikit. Kulit patpat (–pantat) Ayra pun mulai memerah dan ledes (luka), mungkin itu juga yang jadinya membuat Ayra tidak bisa ngeden (akhirnya aku tanya lagi ke DSA dan disarankan untuk pakai salep Myco Z Cream di patpatnya). Hari demi hari, BAB Ayra mulai keluar sedikit demi sedikit, sampai akhirnya pada tanggal 1 Januari keluar cukup besar dan keras. I thank God for that. Aku kira sudah selesai dong drama konstipasinya, ternyata belum. Tanggal 1 Januari sore hari, Ayra ngeden lagi dan suhu badannya cukup hangat. Jujur, aku panik dan langsung bawa Ayra ke IGD. Dokter di IGD bilang, kejadian konstipasi pada anak yang baru memulai MPASI itu wajar banget dan terkadang bukan salah makanannya tapi memang karena kondisi pencernaannya saja. Setelah diperiksa semuanya, dokter IGD berkonsultasi dengan DSA via telepon, lalu memberikan Ayra probiotik Lacto-B (diminum sekali setiap hari selama 10 hari) dan salep Bepanthen untuk diolesi di bagian patpat yang luka untuk menghilangkan rasa nyeri. Simsalabim, setelah dikasih 2 obat itu dan pulang ke rumah, Ayra langsung BAB banyak sekaliiiii.. Alhamdulillah wa syukurillah.. Tapi tetap, aku nggak langsung berani meneruskan MPASI Ayra lagi. MPASI baru aku lanjutkan di tanggal 3 Januari.
  • Hari ke-7: Hari ini jadi hari pertama Ayra kembali ber-MPASI lagi setelah beberapa hari ‘libur’ dulu. Aku cuma berani kasih 1x makan, itupun hanya puree pear di sore hari. Alhamdulillah, pada saat ini BAB Ayra sudah lancar dan tidak ada lagi keluhan konstipasi setelah kejadian kemarin πŸ™‚
  • Hari ke-8: Aku mulai coba kasih karbohidrat lagi, yaitu ubi ungu. Ayra yang sudah rindu sama makanan langsung ngehabisin satu mangkok. Sorenya, tetap dengan andalanque puree pear.
  • Hari ke-9: Hari ini Ayra batpil (–batuk pilek) dan aku belum sempat keluar beli-beli bahan makanan MPASI lagi. Riweuh banget deh kalau diingat-ingat. Kebetulan di rumah ada stok Farley yang aku beli beberapa minggu sebelumnya. Langsung aja aku kasih ke Ayra dengan campuran air jeruk medan. Ayra lahap banget makannya sampai habis semangkok. Nah, karena Ayra sedang batpil jadi untuk beberapa hari ini akan lebih sering minum air jeruk medan agar lebih adem tenggorokannya. Oh ya, terkadang jika Ayra masih lapar di malam hari (setelah makan sore), suka aku berikan Farley juga. Kasihan soalnya suka ikut mangap kalau lihat aku makan, hehehe.
  • Hari ke-10: Masih sama seperti hari sebelumnya yakni aku belum sempat pergi ke supermarket, jadilah hari ini aku ubek-ubek isi kulkas. And I found the cheese that I bought for Ayra. Hmm.. Awalnya ragu antara kasih atau nggak, tapi kemudian ya sudahlah aku berikan dengan bismillah. Wkwkwk. Waktu jaman Une tuh keju baru boleh diberikan di bulan ke-8 kalau tidak salah. Aku campurkan keju tersebut dengan kentang dan brokoli, yummy banget ‘kan tuh. Eh, benar saja, Ayra doyan banget dan langsung ludes semangkok! Dan alhamdulillah, sampai sekarang nggak pernah ada keluhan alergi pada keju. Aman πŸ™‚
  • Hari ke-11: Semua berjalan lancar. Untuk oat yang dicampurkan pada bubur ubi ungu, Ayra sangat doyan. Nah, puree mangganya nih sempat bikin muka Ayra kebingungan. Entah karena rasa mangga yang manisnya jelas banget atau gimana, Ayra hanya mau makan sedikit saja. Huft, cukup sedih tapi it’s ok mungkin Ayra kaget dengan rasa mangga yang manis banget.
  • Hari ke-12: Hari ini kenalan sama tahu dan puree melon di sore hari. Alhamdulillah, dua-duanya sukses!
  • Hari ke-13: Ayra suka dengan campuran labu siam pada buburnya di pagi ini. Untuk mangga, Ayra sudah mulai suka, bahkan sampai nambah. Tuh ‘kan, memang enak tauuu!
  • Hari ke-14: Perkenalan dengan bubur beras merah sempat membuat harap-harap cemas. Why? Karena beberapa kali aku baca di artikel MPASI katanya beras merah bisa membuat konstipasi. Well, pada Ayra akhirnya memang jadi agak membuat BABnya tersendat tapi nggak sampai konstipasi seperti beberapa hari sebelumnya itu. Untuk kaldu, sengaja aku ganti dengan kaldu daging tulang iga karena besok Ayra akan mulai makan daging giling! Yuuhuu!
  • Hari ke-15: Hari ini Ayra ketemu dua bahan makanan baru: daging giling dan apel. Keduanya Ayra suka dan alhamdulillah tidak ada kendala.
  • Hari ke-16: Kenalan sama bayam dan buah naga merah di hari ini. Wah, benar-benar ya buah naga merah jago sekali. Sehabis memakannya langsung BAB berwarna merah, hahahahaha. Akhirnya sekarang setiap hari pasti aku sedia buah naga merah atau pear, in case Ayra konstipasi langsung aku bikinin puree buah-buahan tersebut.
  • Hari ke-17: Berkenalan dengan kacang merah. Alhamdulillah tidak ada indikasi alergi.
  • Hari ke-18: Pengulangan semua bahan makanan yang sudah pernah diberikan sebelumnya. Lancar!
  • Hari ke-19: Hari ini kenalan dengan ayam kampung dan peach. Untuk ayam kampung, alhamdulillah lancar. Tapi untuk peach, butuh waktu agak lama karena memang ada rasa asam yang cukup pekat. Di awal, mungkin Ayra kaget tapi lama-lama habis juga. Dan sama seperti buah naga merah, setelah makan peach langsung BAB lagi. Hahaha.
  • Hari ke-20: Kenalan sama hati ayam dan jujur bikin aku cukup deg-degan karena takut amis lalu membuat Ayra nggak suka. Akhirnya, aku coba cari cara masak hati ayam yang tidak amis dan berhasil! Yeay! Nanti aku share ya resepnya di bawah. Alhamdulillah, Ayra suka dan tidak ada hambatan saat memakannya.
  • Hari ke-21-22: Aman!
  • Hari ke-23: Hari ini pertama kali ketemu dengan butternut squash. Awalnya, aku cukup bingung untuk memadukan butternut squash dengan bahan makanan lain. Aku ingin membuat makanan yang asin, tapi rasa dasar butternut squash itu sudah manis. Nggak mungkin dong dicampur pakai kuning telur?! Wkwkwkwk ampun move on plis. Nah ya sudah, aku coba buka-buka Pinterest untuk mencari ilham dan dapatlah menu ini. Syukur, bahan-bahannya ada semua di rumah jadi bisa langsung eksekusi. Setelah jadi dan dicobakan ke Ayra, eh dia suka! Rasa senangnya langsung bertubi-tubi deh πŸ˜€
  • Hari ke-24: Mulai hari ini dan seterusnya aku akan membiasakan menambahkan tumisan bawang bombay di MPASI Ayra. Kenapa? Selain karena wangi dan bisa menggugah selera makan, aku juga ingin membiasakan Ayra ‘berteman’ dengan bawang. Banyak sekali anak yang aku temui nggak suka sama bawang, dan hal ini terus berlanjut sampai mereka dewasa. Setiap mau makan yang ada bawangnya pasti dipilih-pilih dulu. Nah, sebisa mungkin aku nggak pingin Ayra begitu. Jadilah, aku tumis deh bawang bombay dengan UB (unsalted butter) lalu disaring dan dicampurkan ke makanan Ayra. Alhamdulillah, Ayra nggak ada indikasi alergi dengan UB-nya.
  • Hari ke-25: Berkenalan dengan kembang kol, so far so good Ayra doyan!
  • Hari ke-26-27: Lancar, alhamdulillah.

 

siap-siap mau mulai MPASI :D
Processed with VSCO with c1 preset
“AKU UDAH GA SABAR, IBU!”
Processed with VSCO with c1 preset
nyaaam!
Processed with VSCO with c1 preset
eh, ada mamarazzi!

 


Resep MPASI

Ini dia beberapa resep dari menu MPASI-ku di atas. Gampang kok, semuanya hanya soal kukus dan saring aja. Ada beberapa yang ditumis dan dimasak di panci (seperti bubur beras), but easy peasy laaah.. Well, karena aku nggak jago-jago banget masak dan selalu takarannya berdasarkan insting aja (nggak pakai resep yang saklek), jadi untuk takarannya dikira-kira sendiri aja ya, Buibu tersayang.. πŸ˜€ Insyaa Allah enak kok, Ayra aja doyan! Hehehehe..

 

– Ayam Kampung (yampung)

  • Kaldu yampung:
    • 3 potong ayam kampung (aku ambil bagian dada dan paha)
    • bawang merah
    • bawang bombay
    • daun bawang
    • seledri
    • jahe
    • wortel
      • Rebus semua bahan sampai mendidih. Kalau aku biasanya walaupun sudah mendidih aku diamkan dulu sampai keluar minyak kaldunya.
      • Jika sudah selesai, matikan kompor dan tunggu dingin
      • Jika suhunya sudah turun, kemudian disaring. Untuk wortel nggak usah ikut disaring ya, wortel cuma digunakan untuk penambah aroma/rasa saja.
      • Setelah disaring, langsung masukkan ke dalam storage (untuk storage-nya aku pakai merk apa bisa dilihat di part sebelumnya ya)
      • Beri tanggal, simpan dalam freezer untuk digunakan sewaktu-waktu
  • Daging yampung:
    • 3 potong yampung yang tadi direbus untuk diambil kaldunya
      • Nah, air kaldunya kan sudah dimasukkan ke storage, sekarang giliran daging yampungnya. 3 potong yampung tersebut disuir lalu dicincang menggunakan pisau sampai kecil-kecil dan halus. Setelah itu, langsung masukkan ke dalam storage, beri tanggal, dan simpan di dalam freezer.
      • Kalau aku, sebelum digunakan ‘kan harus dikukus lagi tuh, aku taburkan bawang bombay di atasnya ketika sedang dikukus agar daging yampungnya wangi

 

– Daging Sapi

  • Kaldu tulang iga:
    • tulang iga sapi
    • bawang merah
    • bawang bombay
    • daun bawang
    • seledri
    • pala
    • kayu manis
    • wortel
      • Tahapannya sama dengan membuat kaldu ayam kampung. Wortel juga tidak ikut disaring.
      • Setelah selesai, masukkan dalam storage, beri tanggal, dan simpan dalam freezer
  • Daging sapi giling:
    • daging sapi giling β†’ aku sengaja pakai daging giling karena lebih mudah digunakan
    • bawang merah
    • bawang bombay
    • daun bawang
    • daun jeruk
      • Parut daging sapi giling yang beku sampai halus
      • Setelah itu, kukus daging giling tersebut dengan potongan bawang merah, bawang bombay, daun bawang, dan daun jeruk di atasnya
      • Tunggu sampai matang dan wangi
      • Setelah matang, tunggu dulu sampai dingin, lalu masukkan deh ke dalam storage. Beri tanggal dan simpan di dalam freezer untuk dipakai sewatu-waktu.

 

– Hati Ayam

  • 2 potong hati ayam
  • jeruk nipis
  • jahe
  • bawang bombay
  • daun bawang
  • daun jeruk
    • Bersihkan hati ayam lalu beri air perasan jeruk nipis, diamkan sebentar
    • Setelah beberapa menit, rebus hati ayam dengan jahe sampai Β½ matang
    • Setelah itu, angkat. Lalu, kukus hati ayam tadi dengan potongan bawang bombay, daun bawang, dan daun jeruk di atasnya. Agar wangi dan tidak bau amis saat akan digunakan nanti.
    • Setelah matang, pisahkan hati ayam dari bumbu-bumbu aromatik tadi. Lalu saring hati ayam menggunakan saringan kawat, sampai halus.
    • Setelah halus, masukkan ke dalam storage, beri tanggal, dan simpan di dalam freezer

 

– Kentang + Brokoli + Keju + Kaldu yampung + Evoo

  • Kukus kentang, brokoli, dan kaldu yampung
  • Setelah matang, saring kentang dan brokoli sampai halus
  • Campurkan kaldu yampung pada kentang dan brokoli tersebut. Aduk, dan atur kekentalan.
  • Jika sudah siap, parut keju di atasnya dan campurkan 1 sdt evoo ke dalamnya.
  • Sajikan deh!

 

– Bubur beras putih + Bayam + Kacang merah + Daging giling + Kaldu daging + Evoo

  • Rebus kacang merah sampai lunak. Karena kacang merah lumayan keras, jadi memang butuh waktu cukup lama. Jika sudah selesai, angkat.
  • Kukus daging giling dan kaldu daging, kalau aku biasanya sekitar 15 menit. Jika ragu kacang merah belum terlalu lunak, bisa ikut dikukus juga bersama daging.
  • Ketika durasi kukusan tersisa tinggal 5 menit, masukkan bayam ke dalam kukusan. Karena kalau dari awal sudah ikutan dikukus, bayam akan cepat layu.
  • Kukusan selesai, matikan. Tunggu hingga mengikuti suhu ruang.
  • Sambil menunggu, bisa bikin bubur beras putih deh. Kebetulan, aku pakai tepung beras putih dan menurutku memang agak tricky sih masaknya. Butuh air yang cukup banyak untuk mencapai konsistensi yang aku inginkan (aku biasanya pakai 1 sdm tepung beras). Jika sudah agak matang, campurkan sedikit kaldu daging yang tadi dikukus. Tunggu sampai matang sempurna, angkat.
  • Saring daging giling dan bayam terlebih dahulu, baru terakhir saring kacang merah. Kenapa? Karena kacang merah ada lapisan luarnya dan itu biasanya nyangkut-nyangkut di kawat (hal ini berlaku juga pada jagung dan kacang-kacang lainnya).
  • Setelah semua selesai disaring, campur dengan bubur beras putih. Siram dengan kaldu daging dan tambahkan 1 sdt evoo ke dalamnya.
  • Selesai deh!

 

– Bubur beras merah + Kembang kol + Ayam kampung + Kaldu yampung + Onion+UB

  • Kukus ayam kampung, kembang kol, dan kaldu yampung sampai matang
  • Sambil menunggu, bisa bikin tumisan bawang bombay (cincang kecil-kecil) dan UB. Tumis sampai bawang bombay layu dan berubah warna menjadi keemasan. Jika sudah selesai, saring.
  • Untuk membuat bubur beras merah, caranya sama seperti dengan bubur beras putih yang aku share sebelumnya ya. Keduanya, aku sama-sama menggunakan tepung beras organik. Jangan lupa, ditambahkan kaldu yampung jika bubur sudah agak matang.
  • Saring ayam kampung (memang agak susah sih ini dibanding daging giling hehehe) dan kembang kol. Campur dengan bubur beras merah. Siram dengan kaldu yampung dan masukkan tumisan bawang bombay dan UB yang sudah disaring ke dalamnya.
  • Siap disajikan!

 

Bahan makanannya pakai merk apa aja sih?

  • Bubur beras putih, beras merah, dan ubi ungu: Tepung Organik Bionic Farm – kemungkinan besar hanya aku pakai di usia 6 bulan ini, untuk selanjutnya mau coba beras benaran saja (bukan tepung lagi)
  • Evoo (extra virgin olive oil): Casa di Oliva
  • Keju: Mini Babybel Cheese
  • Oat: Quaker Oat (warna merah)
  • Tahu: Tofu Jepun Kong Kee (rasa original)
  • UB (unsalted butter): Anchor

 


Alhamdulillah, it’s a wrapped!!! Nulisnya sampai berhari-hari inih.. Hahahahaha.. Nggak apa-apa, I’m happy. Sharing is caring πŸ™‚ Oh ya, ini baru MPASI di 6 bulan aja lho ya, masih ada MPASI 7 bulan, 8 bulan, dst dst dst. Hmm, buat lagi nggak ya cerita MPASI 7 bulan ala Ayra?! Ehe-ehe-ehe. Bagi yang sudah membaca dan mau bertanya atau sekedar sharing, boleh sekali lho ya komen di bawah ini. I’ll be happy to answer! πŸ™‚

Please, feel free to forward this story to others who you think might be needed πŸ˜€

 

 

Always Love,

AnindaΒ β€” The-A-Family

6,573 total views, 39 views today

The-A-Family

A family that starts with an A.

6,574 total views, 40 views today

Other posts

  • Akhirnya setelah di tunggu2, release juga mpasi ayra part 2 😁
    Seneng bgt lo bacanya, jdi deg deg deg an, nnti anakku gimana reaksi sm makanannya πŸ˜‚πŸ˜‚
    Btw, masak bubur pakai tepung bionic farm brp lama ya? Kebetulan beli itu juga buat mpasi nnti 😝

    • Halo! Hmm sampai matang aja, hahahaha nggak membantu πŸ˜€ Pokoknya kalau sudah mengental dan meletup-letup sedikit, itulah saatnya kompor dimatikan. Ehehehehe.

  • Aaaa…. Selalu suka baca blognya bu Ninda.. Bukan depan anakku MPASI jadi ada pencerahan nih apa aja yg harus di siapkan..
    Terimakasih bu Ninda atas tulisannya yg sangat bermanfaat untuk buibu baru seperti saya πŸ˜…πŸ˜…..
    Terus menulis bu ninda, allah yang akan membalas semua kebaikanmu. 😘😘

  • Izin download menu MPASInya bu ninda..
    Terimakasiihh..
    Allah yg akan membalas kebaikan baikanmu 😘😘

  • Ya ampun q jg baru tau kalau pepaya it bisa bikin konstipasi, soalnya dl waktu mpsi ank pertama dy q kasih pepaya BABnya jd lancar jasa hahha sama kalau lg makan buah naga πŸ˜„πŸ˜

    • Iyaaa, akupun! Makanya banyak orang (termasuk DSA-nya Ayra) yang nyaranin makan pepaya pas Ayra konstipasi. Hehehe πŸ˜€

  • Salam kenal mom Ayra,
    1. Mau tanya kalau untuk bikin kaldu yampung & daging iga sapi durasinya brp lama ya mom?
    2. Selama brp lama per porsinya 2 sendok orang dewasa? Terus untuk pure nya itu takarannya brp?
    Maaf ya banyak tanya mom Ayra banyak tanya,aku lg deg-deg+prepare buat Mpasi anak aku feb besok.
    Terimakasih.

    • Halo Mom Wahyu, aku coba jawab yaa..
      1. Durasinya sekitar 30 menit, Mom. Walaupun air sudah mendidih biasanya tetap aku masak aja sampai benar-benar minyak kaldunya banyak keluar. Andaikan airnya menyusut, aku tambah lagi sedikit.
      2. Selama 14 hari pertama itu aku pakai porsi 2 sendok makan orang dewasa, Mom. Pas masuk hari ke 15, baru deh agak banyak dikiiit aja (bertahap gitu). Untuk puree juga 2 sdm, Mom.
      Sukses ya MPASI-nya, Mom. Si kecil lahap makan πŸ˜€

  • Bu ninda mau nanya tp out of the topic nih wkwk
    Une dulu waktu numbuh gigi sulit ngga mam nya?? Solusinya gmn yaaa 😭😭😭
    Anakku umur 1,5 th giginya numbuh banyak niih trs gamau makan maunya susu doang, akhirnya aku lembekin lagi makanannya (bubur maksudnya) tp jd gamau nasi sma sekali sekarang.. Haduuuh! 😫

    • Halo Mom Faila! Sudah coba finger food belum? Dulu waktu Une tumbuh gigi, aku kasih finger food alhamdulillah mau. Pasta (biasanya bikin spaghetti bolognese/carbonara dgn lauk macem2 ganti2 tiap hari) atau kasih buah2an/pudding yang dingin juga mau. Memang harus tricky ya kl anak2 lagi tumbuh gigi, mamanya ikut pusying deh πŸ˜€

  • Bu ninda mau nanya dong tentang cara masak labu siam nya, apa bu ninda cuci pakai air garam? Kan katanya kalau mengolah labu siam itu di cuci pakai air garam untuk menghilangkan getahnya

    • Halo mom Sheila, kalo aku hanya digosok2 aja sih labu siamnya ke labu siam lainnya sampai getahnya hilang πŸ™‚

  • YOU’RE MY SAVIOR BU NIN 🀣🀣 apalah aku mamak baru yg hidup sendiri merantau di Jkt dan belajar mpasi mana skg macem2 dari spoon feeding sampe blw. pusing. baca part 2 nya kaya nemu butiran pearl di tiap sedotan sharetea ku πŸ˜πŸ˜‚ dari yg awalnya bingung antara beaba atau babymoov. dan lain lainnyaaa. duh makin excited menyambut mpasi yg masih 3 bulan lagi πŸ˜‚ belajar dr skg pun kayanya cukup ngga cukup gitchuuu rasanya. hahaha

    My 1st question, blender babymoov nya belum kepake buat makanan ya, cuma buat puree aja? Kalopun blend makanan bisa kita atur konsistensinya ngga sih misal mau agak kasar gitu.

    Trus untuk kaldu tulang iga itu bener2 tulang iga doang ya gapake dagingnya?

    Thankyouuu buNin pokoknyaa
    Allah yg balaaaasssssss ya buNin. Love

    • Halooo! Hahahaha super ngakak baca komennya, salam kenal ya! πŸ˜€ Okedeh biar ga pusing, aku jawab satu-satu yah:
      1. Awal Ayra MPASI, blender Babymoov aku pakai untuk ngeblend buburnya, tapi karena mungkin terlalu sedikit jadi nggak bisa ngeblend sempurna. Akhirnya buat ngehancurin makanan Ayra (both of bubur dan puree), aku saring aja pake saringan kawat. Setelah disaring, baru diaduk pake sendok. Ala-ala emak jaman dulu deh. Nah mungkin nanti kalau porsi MPASInya mulai lebih banyak dari sekarang, baru deh blendernya kepake. Rencananya sih aku pingin coba bikin smoothies untuk Ayra nanti, pakai blender ini πŸ™‚
      2. Kalau mau agak kasar sebenernya bisa, jangan dipencet on lama-lama aja blendernya.
      3. Untuk kaldu tulang iga, pake tulangnya doang kok πŸ™‚
      Yuuhuu, udah yaaa πŸ˜€ Selamat MPASI…….3 bulan lagi! Hahahahaha..

  • assalamualaikum bunda ninda. Alhamdulillah terimakasih banyak ya bunda sudah bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi tentang serba serbi MPASI di blog nya. Saya kayak nemu harta karun. Hiks. Soalnya saya ibu baru yang bentar lagi anaknya mau MPASI. Seneeeng banget baca blog bunda ninda. Terutama yang bagian jadwal menu tunggal dan resepnya. Jatuh cinya banget bunda sama isi blognya. Sekali lagi makasih ya bunda. Bunda selalu sehat ya biar lebih sering sharing lagi. Aku pembaca setia IG bunda

    • Waalaikumsalam mom Rini.. Alhamdulillah aku juga jadi seneng bacanya.. Semoga lancar ya MPASInya nanti πŸ™‚ Kalau ada yang mau ditanyakan juga silahkan yaa.. Makasih banyak yaaa selalu baca blog & IGku ❀️

  • terbhaeeeqqq emang penjabaran mpasi bu ninda nih. setelah pusing baca review sana sini soal mpasi jaman now, ini doang nih penjabaran nya yg mudah di cerna hahahaha. akhirnya move on juga memberanikan diri bikin jadwal menu mpasi buat minggu depan setelah baca menu mpasi ayra. makasi ibuuuk ninda panutanqu

    • Huahahahaha Mama Pirjin!!! Makasih lho ya sudah membujukku setiap hari untuk menyelesaikan tulisan inih, hahahaha. Inget, jangan dikasih nyang aneh-aneh dan harus selalu halalan toyiban ya sis!!! Hahaha w ngakak πŸ˜€

  • COMMENTS (26)

    1. virginiandanti 27th January 2018 at 6:42 pm -

      terbhaeeeqqq emang penjabaran mpasi bu ninda nih. setelah pusing baca review sana sini soal mpasi jaman now, ini doang nih penjabaran nya yg mudah di cerna hahahaha. akhirnya move on juga memberanikan diri bikin jadwal menu mpasi buat minggu depan setelah baca menu mpasi ayra. makasi ibuuuk ninda panutanqu

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 5:27 pm

        Huahahahaha Mama Pirjin!!! Makasih lho ya sudah membujukku setiap hari untuk menyelesaikan tulisan inih, hahahaha. Inget, jangan dikasih nyang aneh-aneh dan harus selalu halalan toyiban ya sis!!! Hahaha w ngakak πŸ˜€

        Reply
        • virginiandanti 28th January 2018 at 11:04 pm

          huahahahaha. ga berasa minggu depan udah mpasi dan belum ngapa2in. nanti aku cari semua bahan mpasi yg ada logo halal nya dari MUI yah eemmmm

          Reply
          • The-A-Family 29th January 2018 at 2:35 pm

            Eymmm cucok!

            Reply
    2. Rini 27th January 2018 at 12:26 pm -

      assalamualaikum bunda ninda. Alhamdulillah terimakasih banyak ya bunda sudah bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi tentang serba serbi MPASI di blog nya. Saya kayak nemu harta karun. Hiks. Soalnya saya ibu baru yang bentar lagi anaknya mau MPASI. Seneeeng banget baca blog bunda ninda. Terutama yang bagian jadwal menu tunggal dan resepnya. Jatuh cinya banget bunda sama isi blognya. Sekali lagi makasih ya bunda. Bunda selalu sehat ya biar lebih sering sharing lagi. Aku pembaca setia IG bunda

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 5:24 pm

        Waalaikumsalam mom Rini.. Alhamdulillah aku juga jadi seneng bacanya.. Semoga lancar ya MPASInya nanti πŸ™‚ Kalau ada yang mau ditanyakan juga silahkan yaa.. Makasih banyak yaaa selalu baca blog & IGku ❀️

        Reply
    3. sarahprili 27th January 2018 at 8:16 am -

      YOU’RE MY SAVIOR BU NIN 🀣🀣 apalah aku mamak baru yg hidup sendiri merantau di Jkt dan belajar mpasi mana skg macem2 dari spoon feeding sampe blw. pusing. baca part 2 nya kaya nemu butiran pearl di tiap sedotan sharetea ku πŸ˜πŸ˜‚ dari yg awalnya bingung antara beaba atau babymoov. dan lain lainnyaaa. duh makin excited menyambut mpasi yg masih 3 bulan lagi πŸ˜‚ belajar dr skg pun kayanya cukup ngga cukup gitchuuu rasanya. hahaha

      My 1st question, blender babymoov nya belum kepake buat makanan ya, cuma buat puree aja? Kalopun blend makanan bisa kita atur konsistensinya ngga sih misal mau agak kasar gitu.

      Trus untuk kaldu tulang iga itu bener2 tulang iga doang ya gapake dagingnya?

      Thankyouuu buNin pokoknyaa
      Allah yg balaaaasssssss ya buNin. Love

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 5:23 pm

        Halooo! Hahahaha super ngakak baca komennya, salam kenal ya! πŸ˜€ Okedeh biar ga pusing, aku jawab satu-satu yah:
        1. Awal Ayra MPASI, blender Babymoov aku pakai untuk ngeblend buburnya, tapi karena mungkin terlalu sedikit jadi nggak bisa ngeblend sempurna. Akhirnya buat ngehancurin makanan Ayra (both of bubur dan puree), aku saring aja pake saringan kawat. Setelah disaring, baru diaduk pake sendok. Ala-ala emak jaman dulu deh. Nah mungkin nanti kalau porsi MPASInya mulai lebih banyak dari sekarang, baru deh blendernya kepake. Rencananya sih aku pingin coba bikin smoothies untuk Ayra nanti, pakai blender ini πŸ™‚
        2. Kalau mau agak kasar sebenernya bisa, jangan dipencet on lama-lama aja blendernya.
        3. Untuk kaldu tulang iga, pake tulangnya doang kok πŸ™‚
        Yuuhuu, udah yaaa πŸ˜€ Selamat MPASI…….3 bulan lagi! Hahahahaha..

        Reply
    4. Sheila 27th January 2018 at 4:10 am -

      Bu ninda mau nanya dong tentang cara masak labu siam nya, apa bu ninda cuci pakai air garam? Kan katanya kalau mengolah labu siam itu di cuci pakai air garam untuk menghilangkan getahnya

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 5:16 pm

        Halo mom Sheila, kalo aku hanya digosok2 aja sih labu siamnya ke labu siam lainnya sampai getahnya hilang πŸ™‚

        Reply
    5. Faila 27th January 2018 at 12:13 am -

      Bu ninda mau nanya tp out of the topic nih wkwk
      Une dulu waktu numbuh gigi sulit ngga mam nya?? Solusinya gmn yaaa 😭😭😭
      Anakku umur 1,5 th giginya numbuh banyak niih trs gamau makan maunya susu doang, akhirnya aku lembekin lagi makanannya (bubur maksudnya) tp jd gamau nasi sma sekali sekarang.. Haduuuh! 😫

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 5:15 pm

        Halo Mom Faila! Sudah coba finger food belum? Dulu waktu Une tumbuh gigi, aku kasih finger food alhamdulillah mau. Pasta (biasanya bikin spaghetti bolognese/carbonara dgn lauk macem2 ganti2 tiap hari) atau kasih buah2an/pudding yang dingin juga mau. Memang harus tricky ya kl anak2 lagi tumbuh gigi, mamanya ikut pusying deh πŸ˜€

        Reply
    6. Wahyu kristianingrum 26th January 2018 at 12:06 pm -

      Salam kenal mom Ayra,
      1. Mau tanya kalau untuk bikin kaldu yampung & daging iga sapi durasinya brp lama ya mom?
      2. Selama brp lama per porsinya 2 sendok orang dewasa? Terus untuk pure nya itu takarannya brp?
      Maaf ya banyak tanya mom Ayra banyak tanya,aku lg deg-deg+prepare buat Mpasi anak aku feb besok.
      Terimakasih.

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 9:40 am

        Halo Mom Wahyu, aku coba jawab yaa..
        1. Durasinya sekitar 30 menit, Mom. Walaupun air sudah mendidih biasanya tetap aku masak aja sampai benar-benar minyak kaldunya banyak keluar. Andaikan airnya menyusut, aku tambah lagi sedikit.
        2. Selama 14 hari pertama itu aku pakai porsi 2 sendok makan orang dewasa, Mom. Pas masuk hari ke 15, baru deh agak banyak dikiiit aja (bertahap gitu). Untuk puree juga 2 sdm, Mom.
        Sukses ya MPASI-nya, Mom. Si kecil lahap makan πŸ˜€

        Reply
    7. Anisa 26th January 2018 at 9:10 am -

      Ya ampun q jg baru tau kalau pepaya it bisa bikin konstipasi, soalnya dl waktu mpsi ank pertama dy q kasih pepaya BABnya jd lancar jasa hahha sama kalau lg makan buah naga πŸ˜„πŸ˜

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 9:35 am

        Iyaaa, akupun! Makanya banyak orang (termasuk DSA-nya Ayra) yang nyaranin makan pepaya pas Ayra konstipasi. Hehehe πŸ˜€

        Reply
    8. Dwi Rizky Gustina 26th January 2018 at 6:57 am -

      Izin download menu MPASInya bu ninda..
      Terimakasiihh..
      Allah yg akan membalas kebaikan baikanmu 😘😘

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 9:33 am

        Silahkan, semoga bermanfaat ya πŸ˜€

        Reply
    9. Dwi Rizky Gustina 26th January 2018 at 6:54 am -

      Aaaa…. Selalu suka baca blognya bu Ninda.. Bukan depan anakku MPASI jadi ada pencerahan nih apa aja yg harus di siapkan..
      Terimakasih bu Ninda atas tulisannya yg sangat bermanfaat untuk buibu baru seperti saya πŸ˜…πŸ˜…..
      Terus menulis bu ninda, allah yang akan membalas semua kebaikanmu. 😘😘

      Reply
      • The-A-Family 28th January 2018 at 9:32 am

        Hihihi sama-sama yaa.. Lancar MPASI-nya! Nyamnyamnyam πŸ˜›

        Reply
    10. Lusiana 25th January 2018 at 10:12 pm -

      Akhirnya setelah di tunggu2, release juga mpasi ayra part 2 😁
      Seneng bgt lo bacanya, jdi deg deg deg an, nnti anakku gimana reaksi sm makanannya πŸ˜‚πŸ˜‚
      Btw, masak bubur pakai tepung bionic farm brp lama ya? Kebetulan beli itu juga buat mpasi nnti 😝

      Reply
      • The-A-Family 25th January 2018 at 10:58 pm

        Halo! Hmm sampai matang aja, hahahaha nggak membantu πŸ˜€ Pokoknya kalau sudah mengental dan meletup-letup sedikit, itulah saatnya kompor dimatikan. Ehehehehe.

        Reply
    11. Meutianf 25th January 2018 at 8:53 pm -

      Bu nindaaa. Kalau pantat Ayra lecet dan luka lagi dioles VCO yaaa insyaa Allaah sembuuh

      Reply
      • The-A-Family 25th January 2018 at 10:58 pm

        Sudaaah! Thank you, Meutia!

        Reply
    12. Meutianf 25th January 2018 at 8:45 pm -

      Firssssst😍😍😍😍 ini niiiih yg bikin ku ngefans bgt sm bu nindaa, jd mau ketemu lagi haaaa

      Reply
      • The-A-Family 25th January 2018 at 10:59 pm

        Hihihihi.. Yuk ketemu lagiii πŸ˜€

        Reply

    Leave a Reply